Abraham Octavianus Atururi
Abraham Octavianus Atururi

Gubernur Imbau PNS Netral di Pilkada Serentak

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Gubernur Papua Barat Abraham O Atururi mengimbau seluruh pegawai negeri sipil di jajaran pemerintah provinsi tersebut bersikap netral pada pemilihan kepala daerah  (Pilkada) serentak tahun 2017.

Gubernur beberapa waktu lalu pun mengimbau agar seluruh aparatur sipil negara di 13 kabupaten/kota Papua Barat melakukan hal yang sama. Ia ingin pilkada serentak 15 Februari 2017 berlangsung lancar serta tidak mengganggu jalanya layanan pemerintahan di daerah tersebut.

“PNS terikat dengan aturan ASN yang harus dijalankan serta siap menerima sanksi apabila aturan-aturan tidak dilaksanakan,” sebutnya.

Gubernur pun mengimbau seluruh elemen masyarakat di setiap daerah menjaga keamanan dilingkungan masing-masing agar tetap kondusif. Warga pun diminta berpartisipasi positif pada pesta demokrasi tersebut.

“Siapapun yang nanti terpilih dia pemimpin kita semua di Papua Barat, begitupun dengan bupati wali kota yang nanti terpilih. Mereka semua adalah anak Papua terbaik, untuk membawa masyarakatnya menjadi lebih sejahtera,” ujarnya lagi.

Pada kesempatan itu ia pun mengungatkan para kandidat yang masih menyandang sebagai kepala daerah maupun wakil kepala daerah untuk menjalani cuti.

Menurut dia, seluruh kepala daerah yang ingin maju bertarung pada kontestasi Pilkada harus memahami undang-undang nomor 10/2016 tentang pemilihan kepala daerah serta  Peraturan Mentri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 74/2016 tentang cuti diluar tanggung negara bagi Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota.

“Wakil Gubernur Papua Barat Ibu Irene Manibuy yang mencalonkan diri sebagai calon gubernur sudah menjalani cuti diluar tanggungan negara selama masa kampanye,” katanya.

Ia mengingatkan, selama masa cuti kampanye tersebut, Irene dilarang menggunakan fasilitas negara. Hal yang sama berlaku bagi kepala daerah ditingkat kabupaten /kota.

Dia mengutarakan, wakil gubernur sudah resmi melaksanakan cuti sejak 28 Oktober 2016 sampai dengan berakhir masa jabatan gubernur dan wakil gubernur pada 17 Januari 2017 mendatang.

Abraham berharap, masyarakat terutama yang sudah memilik hak suara untuk menggunakanya secara baik. Ia ingin, partisipasi pemilih pada pilkada 2017 meningkat secara signifikan. (IBN)

Tinggalkan Balasan