Aksi salah satu siswa sekolah dasar pada saat mengikuti lomba melafal teks Pancasila dan UUD 45 pada perayaan HUT ke II Kabupaten Pegaf belum lama ini. Dokumentasi Humas Pegaf

HUT PGRI, Ini Harapan Guru dari Pedalaman Papua Barat

Pegunungan Arfak, CAHAYAPAPUA.com –  Peringatan HUT PGRI pada tahun 2014 ini, dirayakan oleh semua guru di Indonesia. Tak terkecuali mereka yang mengabdi di Kabupaten Pegunungan Arfak.

Khusus para guru yang masih berstatus kontrak dan honor, satu harapan besar diapungkan. Yakni kejelasan peningkatan status mereka menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) oleh pemerintah daerah tempat mereka mengabdi.

Seperti disuarakan guru honor di SMA Negeri I Anggi, Erniwati, Selasa (25/11/2014). Guru honor yang sudah bertugas di Anggi selama lima tahun tersebut, mewakili rekan kerjanya berharap peringatan HUT PGRI ini, Pemda Pegaf dapat memperhatikan status mereka.“Kami sudah bersatu dengan Pegaf, kami berharap akan bertugas selamanya di kabupaten baru ini,” kata Erni diamini rekannya Megawati.

Apa yang menjadi harapan tenaga guru honor dan kontrak di Kabupaten Pegaf, ternyata sejalan dengan keinginan pemerintah daerah setempat. Hal ini diakui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pegaf, Stoa Dowansiba S.Pd.

“Saat ini kami sedang mendata para guru di seluruh distrik. Semuannya kami monitor, sebab harus diakui jumlah guru di Kabupaten Pegaf memang masih sangat kurang,” kata Stoa saat dikonfirmasi terpisah.

Menurut Stoa, Kabupaten Pegaf masih butuh ratusan guru untuk mengabdi di semua sekolah yang ada seluruh distrik. Oleh karena itu, guru kontrak dan honor diminta tetap konsentrasi menjalankan tugas di lokasi kerja masing – masing, selanjutnya terkait peningkatan status menjadi tugas instansi terkait untuk mengakomodasinya.

“Jika ingin diperhatikan. Satu saran saya, yaitu laksanakan dan perlihatkan kewajiban anda dengan baik, pasti kami akan perhatikan apa yang menjadi harapan anda para guru,” janji Stoa. |SUARDI

 

EDITOR: IMRAN

Tinggalkan Balasan