ilustrasi

Guru yang ‘Tulus’ Ampuh Cerdaskan Anak Didik

KAIMANA, CAHAYAPAPUA.com- Kepala Dinas Pendidikan Kaimana, Luther Rumpubo, S.Pd mengatakan, menjadi guru adalah panggilan. Olehnya hal pertama yang harus dilakukan oleh seorang guru dalam mendidik anak-anak adalah menanamkan sikap ‘tulus’ baik ketika melaksanakan kegiatan belajar mengajar maupun ketika membimbing dan membina mereka di luar jam pelajaran. Guru tidak boleh menghitung untung rugi saat membantu anak didik. Sikap tulus seorang guru akan membantu mencerdaskan anak didik.

Kadis Luther menyampaikan hal ini saat kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Soal UAS SMA-SMK Tahun 2016 bertempat di Gedung Serba Guna SMA Negeri I Kaimana, Senin (15/2/2016). Dihadapan 64 guru SMA dan SMK Kota Kaimana yang menghadiri Bimtek, Kadis Luther mengatakan, guru yang baik adalah guru yang dengan tulus mau membantu anak didik keluar dari persoalan yang membelitnya selama di bangku sekolah.

Dikatakan, ukuran tulus dan tidaknya dari seorang guru dalam mengabdi dapat dilihat dari sejaumana anak didik memiliki kemampuan untuk menerapkan ilmu yang dipelajari dan mampu berkompetisi dengan lainnya. Menurut Kadis, persoalan pendidikan itu sangat kompleks, sehingga guru diharapkan bisa mengurangi persoalan pendidikan yang kompleks tersebut dengan bekerja melaksanakan tugas secara baik demi terciptanya generasi penerus yang berkualitas.

“Semua kembali ke hati setiap guru. Kalau dia merasa bahwa ini adalah panggilan tugas, maka harus bekerja dengan baik. Kalau bekerja dengan baik, saya pikir dia akan menjadi guru yang baik. Ingat satu hal apa yang kita tanam hari ini akan kita tuai bukan hari ini, tetapi 10 atau 20 tahun mendatang. Yang tuai itu bukan kita, tetapi anak didik kita. Yang penting kita lakukan itu dengan tulus hati, jangan melakukan sesuatu yang berorientasi memperoleh sesuatu dari situ,” ujar Mantan Kepala SMA Negeri I Kaimana ini. (ISA)

 

Tinggalkan Balasan