banundisimon.blogspot.co

Hakim Gugurkan Permohonan Pra Peradilan Kasus Pencabulan

MANOKWARI, cahayapapua.com—Majelis hakim sidang pra peradilan pengadilan Negeri Manokwari menolak permohonan yang disampaikan SH alias S sebagai pemohon dalam gugatan ini. Dalam sidang lanjutan yang melibatkan Polres Manokwari sebagai termohon itu, Majelis hakim memutuskan bahwa permohonan SH gugur. Sebab perkara dugaan pencabulan yang melibatkan pemohon sebagai tersangka ini sudah dalam proses pemeriksaaan di Pengadilan Negeri Manokwari.
Menyikapi putusan itu, Kasat Reskrim Polres Manokwari,Ajun Komisari Polisi, Tommy H Pontororing mengatakan, sidang Pra Peradilan bukan persoalan menang atau kalah. Baginya, sidang ini merupakan proses koreksi bagi Institusi Polri.
Terkait kasus ini, sebelumnya Tommy mengatakan, polisi tengah membuat laporan baru atas dugaan penipuan menyangkut dua surat pernyataan terkait kasus pencabulan yang terjadi di Oransbari, kabupaten Manokwari Selatan beberapa bulan lalu itu. Dimana dikedua surat itu terdapat tanda tangan SH alias S.
Melalui surat pernyataan yang dibacakan dalam persidangan pra peradilan itu, SH diduga telah memberikan keterangan palsu.“Pasal yang kami terapkan dalam LP tersebut adalah Pasal Penipuan 378 KUHP, namun karena surat-surat ini disampaikan dalam persidangan, sehingga hal ini pun dapat dikategorikan memberikan keterangan palsu didalam persidangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 242 KUHP,”jelasnya.
Polisi kata kasat tengah melakukan penyelidikan tentang penerbitan surat pernyataan itu. Polisi akan memngungkap seluruh pihak yang terlibat dalam penerbitan surat tersebut. Sejauh ini penyidik Reskrim Manokwari telah memeriksa beberapa saksi. Polisi berencana untuk memeriksa SH
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak Lapas untuk melakukan pemeriksaan terhadap pelaku pencabulan. Hal ini kami lakukan untuk membuktikan keaslian surat pernyataan itu sekaligus mendalami peran tersangka pencabulan ini dalam penerbitan surat pernyataan itu,” jelasnya.
|ADITH SETYAWAN| EDITOR :TOYIBAN