C
C

Hama Serang Sentra Tanaman Padi Manokwari

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Seluas 50 hektare tanaman padi di wilayah Satuan Pemukiman (SP) IV Distrik Prafi, Manokwari, yang merupakan salah satu sentra tanaman padi di daerah itu, diserang hama.

Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Manokwari bersama petani serta Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikiltura (BPTPH) Papua Barat berjibaku memberantas hama tersebut.

“Serangan hama ini berlangsung cukup cepat. Pekan lalu baru 17 hektare, lalu meningkat menjadi 20 hektare dan data terakhir sudah mencapai 50 hektare,” Kepala Denas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Manokwari, Kukuh Saptoyudo, Sabtu (19/11).

Menindaklanjuti kasus tersebut, Kamis pekan lalu pihaknya bersama petani dan petugas dari BPTPH Papua Barat melakukan penyemprotan serantak. Ia tak ingin, hama tersebut merajalela dan menyerang sawah padi lainya.

Dia menyebutkan, tanaman padi yang diserang hama wilayah Kampung Udapi Hilir tersebut sedang dalam proses pertumbuhan. Pihaknya berharap, serangan hama ini tidak berdampak terhadap pertumbuhan tanaman tersebut.

Sebelumnya, hama coklat menyerang 105 hektare di SP II Prafi. Serangan hama di wilayah ini berlangsung lebih cepat dibanding hama di SP IV.

“Untuk serangan hama yang sebelumnya sudah kami tangani dan saat ini sudah panen. Namun kami belum mendapat informasi dari petugas lapangan apakah serangan hama itu mempengaruhi hasil produksi atau tidak. Semoga saja produksi tetap stabil,” ujarnya.

Ia bersyukur Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan cukup serius memperhatikan sektor pertanian. Untuk menangani serangan hama di SP IV ini Dinas Pertanian memperoleh alokasi anggaran dari APBD perubahan 2016.

Kukuh menambahkan, serangan hama pun terjadi di wilayah Distrik Sidey, namun tanaman yang diserang tidak cukup banyak dan sudah ditangani.

“Mudah-mudahan hama yang di SP IV ini benar-benar mati sehingga tidak merambat ke daerah lain. Kita berharap, produksi padi tahun ini meningkat dari tahun lalu,” pungkasnya. (IBN)

Tinggalkan Balasan