straitstimes.co Ilustrasi

Hanura Ancam Tak Bergabung dengan Nasdem di DPRPB

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com——-BENDAHARA fraksi Hanura DPR Papua Barat, John Dimara menyatakan, ketidakharmonisan komunikasi dengan partai Nasdem merupakan alasan bagi Hanura untuk tidak bergabung dalam satu fraksi bersama Fraksi Nasdem di DPRPB.
“Ini disebabkan pernyataan salah seorang anggota fraksi (Nasdem) yang mengatakan, Nasdem tidak akan mengakomodir fraksi Hanura dan Gerindra untuk bergabung dengan fraksi Nasdem di DPR Papua Barat,” kata John Dimara kapada wartawan, Minggu (14/6/2015) malam.
Menurut John Dimara, koalisi antara Hanura dengan Nasdem merupakan upaya untuk mempermanenkan koalisi yang sudah ada di tingkat pusat. Dan, merupakan kebutuhan di daerah sehingga berkontribusi bagi pembangunan di daerah.
John Dimara mengatakan, rencana koalisi dengan Nasdem, sudah disampaikan kepada pimpinan partai di tingkat pusat dan daerah. Namun, ia mengatakan, jika seperti ini kondisinya maka, pihaknya tidak akan bergabung.
“Dan tidak ada masalah bagi Hanura jika harus bergabung harus dengan fraksi besar Demokrat atau Golkar. Dan kami sudah sampaikan kondisi ini kepada pimpinan partai. Demikian juga dengan fraksi Gerinda yang menyatakan sikap tidak akan bergabung dengan Nasdem,” ujar dia.
John Dimara mengemukakan, menjadi suatu keanehan ketika Nasdem yang memiliki hak untuk membentuk fraksi gabungan malah justru memilih bergabung dengan PDI Perjuangan, yang juga memiliki jumlah kursi yang sama di DPRPB.
“Inikan lucu namanya. Masa mau bergabung dengan partai yang sama-sama bisa berhak membentuk fraksi. Dan pernyataan terakhir salah seorang anggota fraksi Nasdem tersebut disampaikan saat rapat finalisasi tatib, Jumat pekan lalu,” paparnya.
Perubahan jumlah fraksi dan komisi di DPRPB akan terjadi ketika tata tertib yang saat ini masih dalam proses segera disahkan. Dimana saat ini terdapat 7 fraksi yang terdiri dari partai politik dan gabungan partai politik, ditambah fraksi Otsus.Demikian juga dengan komisi. Saat ini ada empat komisi, namunsetelah tatib disahkan maka jumlahnya akan bertambah menjadi lima komisi. |RASYID FATAHUDIN