Ilustrasi Pilgub Papua Barat

Hanura dan PPP Belum Tentukan Pilihan, IMAN dan PKS Searah?

MANOKWARI, Cahayapapua.com—- Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum menyatakan dukungan politik kepada pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur pada pilkada Papua Barat 2017 mendatang.

Secara terpisah, Sekretaris DPD Hanura Provinsi Papua Barat, John Dimara dan Ketua DPC PPP Kabupaten Teluk Bintuni, Saharuddin menyampaikan hal tersebut, Senin (8/8). Dua partai ini belum mengeluarkan rekomendasi atau SK dukungan.

“Dalam waktu dekat ini, kami dari DPD akan ke Jakarta, untuk bertemu dengan tim seleksi pilkada tingkat pusat dan tim komite DPP partai. Untuk bersama rapat dan memutuskan siapa yang layak dan berhak terima rekomendasi partai,” kata John.

John mengatakan Hanura telah membentuk tim pilkada dan tim survei. Hasilnya kerja tim ini sudah diserahkan ke DPP partai. “Kandidat berhak untuk mengklaim dukungan mendapatkan dukungan dari parpol. Ini perlu dipahami saja. Karena, ini proses memperjuangkan hak sebagai pasangan calon,” ujar dia.

Saharuddin mengatakan, sejumlah pasangan bakal calon telah mendaftarkan diri ke PPP. Pendaftaran itu dilakukan langsung ke DPP partai, tanpa melalui DPW maupun DPC.

“Saya tahu sampai hari ini, yang mendaftar ke PPP, ada Irene Manibuy, Dominggus Mandacan, Hermus Indou, Jonathan Rumainum, dan Velix Wanggai. Hasil finalnya, saya juga belum tahu seperti apa,” ujar dia.

Sakka panggilan akrabnya menambahkan, tugas DPC adalah melaksanakan perintah dari DPW dan DPP. “Sampai hari ini belum ada signal dari DPP. Kita ini selaku petugas partai, siapapun yang direkomendasikan. Kita harus kerja keras,” tandasnya.

Berbeda dengan dua partai tersebut. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah memberikan sinyal dukungannya kepada pasangan Irene Manibuy-Abdullah Manaray.

Ketua DPW PKS Provinsi Paoua Barat, Mugiyono mengatakan, tiga (3) pasangan bakalan calon telah diusulkan ke DPP PKS, untuk diseleksi. Dari sejumlah nama tersebut, aku Mugiyono, tinggal satu nama.

Data yang dihimpun, tiga nama pasangan bakal calon yang diusulkan ke DPP PKS adalah, Stevanus Malak-Alihindom, Hermus Indou-Ali Mochtar Ngabalin, dan Irene Manibuy-Abdullah Manaray.

“Akan ada pleno penetapan dukungan. Dari tiga nama yang kita kasih apresiasi, harusnya mereka intensifkan komunikasinya. Memang, ada satu pasangan yang intens sekali,” katanya.

Kata Mugiyono, memasuki ‘babak’ final di internal PKS. Nama pasangan Irene Manibuy-Abdullah Manaray (IMAN) cukup mencuat. Secara eksplisit, dalam pernyataannya, Mugiyono mengakui dukungan partai mengarah ke pasangan tersebut.

“Ya, memang pasangan tersebut (IMAN) yang intens melakukan komunikasi politik. Bagaimana belum jadi, komunikasi sudah mati, sudah mulai tersendat. Ini baru calon, kalau jadi pasti tambah susah,” pungkasnya. (ALF)

Tinggalkan Balasan