Kendaraan gardan ganda yang digunakan untuk mengangkut penumpang dan barang dari Kabupaten Manokwari ke Kabupaten Pegaf dan sebaliknya. |CJ- Suardi Sukma

Harga BBM Sudah Turun, Tarif Angkutan ke Pegunungan Arfak Tetap Tinggi

PEGUNUNGAN ARFAK,CAHAYAPAPUA.com— Masyarakat di Kabupaten Pegununan Arfak meminta sopir angkutan yang melayani trayek Manokwari – Anggi dan distrik sekitarnya di Pegaf untuk dapat menurunkan tarif angkutan. Karena diawal tahun ini, penurunan harga Bahan Bakar Minyak atau BBM telah turun dua kali.

Salah seorang masyarakat  di Distrik Sururey Hendrik Towansiba mengungkapkan, masyarakat di Pegaf berharap tarif angkutan gardan ganda yang beroperasi di wilayah itu dapat disesuaikan dengan harga BBM saat ini. “Kami berharap instansi terkait dapat memperhatikan hal itu,” kata Hendrik, baru-baru ini.

Menurut dia, sebagian besar masyarakat di Pegaf hidup dari bertani. Satu-satunya alat transportasi yang menjadi andalan masyarakat hanya Hilux. Mereka sering menjual hasil pertanian ke Pasar Wosi dan Sanggeng di Manokwari. Karena pasar di Anggi belum bisa diharapkan.

“Jangan hanya pada saat  kenaikan harga BBM ongkos kendaraandisesuaikan. Kami berharap pada saat harga BBM turun, ongkos juga turun. Apalagi kami di pedalaman,” terang Hendrik. |CJ-SUARDI SUKMA

Tinggalkan Balasan