Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Teluk Bintuni, Simon S. Papa
Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Teluk Bintuni, Simon S. Papa

Harga Sembako di Distrik Pedalaman Bintuni Masih Mahal

BINTUNI, Cahayapapua.com— Dinas Perindustrian, perdagangan, koperasi dan UMKM Teluk Bintuni menyatakan telah membangun pasar koperasi di lima distrik pedalaman di daerah itu pada tahun 2016.

Kepala Dinas Peridangkop Bintuni Simon S Papa, Senin (31/10), mengatakan, pasar koperasi dibangun untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga yang terjangkau.

“Selama ini kebutuhan pokok di daerah-daerah pedalaman kurang terpenuhi dan harganya sangat tinggi. Kami berharap kehadiran pasar koperasi ini bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya,” kata Simon.

Pasar koperasi menurut Simon dibangun di distrik Dataran Beimes, Moskona Selatan, Weriagar, Farfuar dan satu distrik lagi.

Untuk mendorong pasar koperasi berjalan, pemerintah akan memberikan modal awal dalam bentuk barang yang akan disalurkan secara langsung oleh Perindagkop.

“Kalau pasar koperasi ini sudah bisa berjalan, masyarakat nanti tinggal datang dari kampung-kampung sekitar belanja ke situ tidak perlu lagi ke kota,” kata Simon.

Setelah dianggap bisa mandiri, Peridangkop akan menyetop subsidi dan selanjutnya hanya akan memberikan sudsidi pengangkutan. Caranya adalah pengelola koperasi mengirim modal ke Peridangkop yang selanjutnya dibeli lalu dibawa ke distrik-distrik tersebut.

“Program ini pertama kali diujicoba di Distrik Moskona Utara satu pasar, sejak tahun 2015,” katanya. “Untuk yang baru dibangun di lima distrik kita harapkan sudah bisa operasi tahun depan,” pungaksnya.

Dia mengklaim program ini berhasil menekan harga sembako di Moskona Utara seperti beras yang sebelumnya Rp. 800 ribu perkarung 25 Kg sekarang menjadi Rp. 400 ribu. (ART)

 

Tinggalkan Balasan