ilustrasi

HARI ANTI KORUPSI: Kejaksaan Klaim Selamatkan Uang Negara 12, 4 Miliar

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Kejaksaan Negeri Manokwari mengklaim telah menyelamatkan uang negara sebesar Rp. 12,4 miliar rupiah selama tahun 2015 dalam kasus korupsi dari sejumlah kabupaten di Papua Barat.

Uang yang diselamatkan tersebut berasal dari kasus yang masih dalam tahap penyidikan sebesar Rp. 227,7 juta dan tahap penuntutan sebesar 12,2 miliar rupiah.

“Dalam tahap penyidikan ada 2 tersangka sementara pada tahap penuntutan 7 terpidana,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Manokwari, Jhon Ilef Malamassam, siang kemarin usai peringatan hari anti korupsi, kemarin.

Hari anti korupsi jatuh pada 9 Desember 2015. Berkaitan dengan peringatan tersebut, Korps adhyaksa ini selain menggelar upacara juga membagikan stiker anti korupsi kepada pengendara yang melintas di depan kantor Kejari Manokwari.

Nominal uang paling besar diselamatkan berasal dari kasus korupsi yang menjerat bekas Sekretaris Daerah Papua Barat Marthen Luter Rumadas, mencapai Rp.11,5 miliar

“Kami juga berhasil menarik penyelesaian pembayaran denda dari 10 terpidana, dengan jumlah total mencapai Rp. Rp.850 juta,” terang dia.

Kejari Manokwari saat ini menangani kasus korupsi dari sejumlah kepolisian di wilayah hukum Kejari Manokwari, yakni 2 dari Polres Manokwari, Polres Teluk Bintuni 3 dan Polda Papua 5 perkara. Satu kasus dari Kejati Papua juga ditangani Kejari Manokwari.

Belum lama ini, Ilef mengatakan, pihaknya bahkan berhasil menyelesaikan dua kasus korupsi di Dinas Kehutanan Kabupaten Teluk Wondama dan penyalahgunaan dana pada kegiatan Liga Pendidikan Indonesia tingkat nasional pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Barat.

“Total ada 11 kasus yang telah selesai ditingkat penuntutan sementara 17 terpidana berhasil dieksekusi,” kata dia. |ADITH SETYAWAN

Tinggalkan Balasan