Suasana rapat paripurna DPRD Kabupaten Manokwari sewaktu mengesahkan APBD-P 2014, Jumat malam (28/11/2014). Kursi DPRD Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak dan tambahan DPRD Manokwari rencananya akan ditetapkan KPU Manokwari, Selasa (2/12/2014) Foto : CAHAYAPAPUA.com | Zakarias Tonu Bala

Hari Ini Kursi DPRD Mansel – Pegaf Ditetapkan

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Hari ini KPU Manokwari akan menggelar rapat pleno terbuka penetapan calon anggota legislatif yang lolos sebagai anggota DPRD kabupaten Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak dan kursi tambahan di DPRD Manokwari.

Komisioner KPU Manokwari, Abdul Muin Salewe, Senin (1/12/2014), mengatakan, rapat pleno rencananya akan dibuka, Selasa (2/12/2014), pukul 10.00 WIT di kantor KPU jalan Merdeka.

Untuk Kabupaten Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak, KPU akan menetapkan masing-masing sebanyak 20 nama, dari hasil pemungutan suara pemilu legislatif 9 April lalu. Sementara bagi DPRD Manokwari, KPU akan menetapkan sebanyak 3 nama.

Jumlah kuota ini merupakan keputusan KPU RI. Mengacu Undang-Undang nomor 8 tahun 2012, penentuan kuota kursi DPRD ini disesuaikan dengan jumlah penduduk yang ada di kabupaten Mansel, Pegaf dan Kabupaten Manokwari.

Sehubungan dengan penetapan kursi DPRD di 3 kabupaten ini, pekan lalu KPU Manokwari telah menggelar pertemuan bersama para pengurus partai, Panwaslu serta sekretaris DPRD Mansel, Pegaf dan Manokwari. Pada pertemuan itu KPU melakukan sosialisasi Peraturan KPU nomor 33 tentang tata cara penataan kursi DPR kabupaten induk dan pemekaran serta keputusan KPU-RI mengenai keputusanya terhadap jumlah kuota kursi DPRD di tiga kabupaten ini.

Pada kesempatan itu pun, KPU membacakan kembali perolehan suara sah partai pada Pemilu legislatif lalu dan selanjutnya KPU menyerahkan dokumen peroleh suara Pileg itu kepada 12 partai peserta pemilu.

Untuk memastikan kesiapan Pemerintah Pegaf maupun Mansel, pekan lalu ketua KPU bersama rombongan serta ketua Panwaslu Kabupaten Manokwari juga telah melakukan tatap muka bersama Pemda Pegaf maupun Mansel. Dalam kegiatan yang digelar secara berturut-turut dari 25-26 November itu, rombongan KPU dan Panwaslu juga meninjau langsung keberadaan kantor DPRD di dua kabupaten pemekaran ini.

Sementara itu tim hukum KPU Manokwari pekan lalu juga telah diberangkatkan ke Kejaksaan Tinggi dan Pengadilan Tinggi Papua, untuk mengkroscek status hukum yang mungkin dilakukan oleh para legislator yang nanti duduk di kursi DPRD Mansel dan Pegaf.

Hasil dari koordinasi tim hukum ini kata Muin akan dilampirkan dalam surat ketetapan KPU atas anggota DPRD Mansel dan Pegaf. Terkait hasil koordinasi tim hukum ini, Muin sebelumnya menegaskan bahwa, jika benar ada anggota DPRD terpilih yang terjerat kasus pidana dengan konsekuensi kurungan diatas 5 tahun, tidak serta merta KPU dapat melakukan PAW atau penundaan pelantikan bagi yang bersangkutan.

Sebab lanjut Muin, hal itu bukan kewenangan KPU. “Kami hanya menyampaikan nama-nama yang lolos sesuai hasil perolehan suara sah pada Pileg, hasil tim hukum hanya akan menjadi lampiran dalam penetapan, dan akan disampaikan kepada partai yang bersangkutan,” katanya. |TOYIBAN

 

EDITOR: DUMA TATO SANDA

One comment

  1. segera lantik DPRD kabupaten pegunungan arfak agar menetapkan perda pegungan arfak

    yopie saiba

Tinggalkan Balasan