Ilustrasi korban tewas. | Ist

Hendak Dulang Emas, Lukas Justru Ditemukan Tak Bernyawa

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari, Kamis (6/11) sore sontak ramai didatangi sejumlah masyarakat untuk melihat sosok jenazah yang dilaporkan ditemukan di pinggirsungai Wariori, Distrik Masni.

Korban bernama Lukas Mandacan dibawa pihak keluarga didampingi anggota Polsek Masni tiba di kamar jenazah pukul 13.00 WIT.

Kaur Bin Ops. Polres Manokwari, Ipda. Nirwan Fakaubun, SIK menjelaskan hasil visum dokter menunjukkan terdapat luka pada daerah kelopak mata sebelah kiri. Korban juga mengalami luka di bagian belakang kepala serta luka lecet di bagian tangan kiri dan dikaki.

Kata Nirwan, polisi belum dapat memberikan keterangan resmi  terkait kronologis kejadian. “Kami belum dapat memberikan keterangan pasti terkait kronologis kejadian penemuan jenazah tersebut,” ungkapnya kepada para awak media.

Menurutnya, untuk dapat mengetahui kronologi kecelakaan, maka harus dilakukan otopsi. Akan tetapi pihak keluarga korban menolak otopsi.

Informasi yang dihimpun aparat Polsek Masni yang mengawal korban ke RSUD, Bripda. Abraham Indou menjelaskan, sebelumnya korban bersama 5 orang rekannya pada hari Senin (3/11) dilaporkan menuju Distrik Masni dan bermalam. Selanjutnya hari Selasa (4/11) pagi mereka menuju tempat pendulangan emas di wilayah sungai Wariori. Dilaporkan, dalam perjalanan korban yang saat itu tidak sehat memilih tinggal dan menyerahkan peralatan dulang kepada teman-temannya untuk melanjutkan perjalanan menuju lokasi pendulangan emas.

Usai mendulang, Rabu (5/11) teman-teman korban beranjak pulang, namun mereka kaget karena menemukan korban berada di persimpangan anak sungai Wariori sekitar jam 08.00 WIT pagi. Saat ditemukan, korban tidak langsung dievakusi, karena rekan-rekan korban kemudian mencari bantuan di sekitar lokasi penemuan jenazah.

Informasi ditemukannya mayat Lukas beredar pukul 03.00 WIT dinihari. Kelompok warga yang mendapatkan informasi kemudian melakukan evakuasi, dan korban berhasil tiba di Ibukota Distrik Masni pukul 11.00 WIT, selanjutnya jenazah dibawa masyarakat bersama anggota Polsek Masni ke RSUD Manokwari.

Korban tiba di RSUD Manokwari pukul 13.00 WIT dan langsung dilakukan visum oleh dokter rumah sakit. Setelah korban divisum, kemudian dibawa pulang menuju rumah duka di Jalan Gunung Salju Anggori Amban – Manokwari.|RIZALDI TARAFANUR

EDITOR: JUSRIWANTO

One comment

  1. Cahaya papua semakin berwarna saja

Tinggalkan Balasan