Ketua KPU Manokwari Albert karel Burwos

Hendak Jumpa Pers Soal Honor, Burwos KPU Ditelepon Wabup

MANOKWARI, Cahayapapua.com—— Ketua KPU Manokwari Albert Burwos tiba-tiba mendapat telepon dari Wakil Bupati Manokwari Edi Budoyo saat hendak menggelar jumpa pers untuk mempertanyakan honor pegawai dan komisioner KPU Manokwari termasuk para petugas PPD selama 3 bulan pasca Pilkada Manokwari Desember 2015.

Albert menerima telepon tersebut beberapa saat setelah para wartawan mulai berdatangan untuk mengikuti jumpa pers. Setelah mendapat telepon ia kemudian mengaku dipanggil wabup. Telepon itu membuat jumpa pers terpaksa ditunda beberapa jam.

Belakangan ia mengaku Wabup menyatakan pemerintah daerah akan menyiapkan biaya sebesar Rp. 600 juta untuk membayar honor para pegawai dan komisioner KPU selama 3 bulan terhitung sejak Januari hingga Maret 2016.

“Tanpa sengaja setelah saya mengundang teman-teman wartawan. Saya dihubungi Wakil Bupati Manokwari menghadap beliau. Wabup menjawab sekitar Rp 600 juta agar digunakan untuk pembayaran honor pegawai dan staf KPU,” kata Albert dalam jumpa pers yang digelar sekitar jam 4 sore kemarin.

Albert menjelaskan pihak KPU perlu menggelar jumpa pers untuk mempertanyakan realisasi honor para pegawai dan komisioner KPU selama tiga bulan sejak Januari hingga Maret 2016. Menurutnya masa tiga bulan tersebut masih terhitung sebagai tahapan Pilkada Manokwari.

Ia mengaku pihak KPU sebelumnya pernah menggembalikan sisa anggaran Pilkada sesuai aturan pengelolaan keuangan negara dengan harapan pihak pemerintah tetap memberikan honor kepada para pegawai dan komisioner sesuai tahapan Pilkada Manokwari hingga Maret 2016.

Namun belakangan selama tiga bulan hak mereka ternyata tidak diperhatikan dengan baik oleh pemerintah. Ia bahkan mengaku telah melayangkan surat permohonan pencairan honor pegawai dan komisioner KPU sebanyak dua kali namun tidak mendapat respon.

“Harapan kami proses mekanisme keuangan daerah berjalan sesuai dengan aturannya sehingga hak-hak pegawai dan staf KPU bisa terbayarkan, namun ketika pelantikan pemerintah seolah tidak memperhatikan KPU Manokwari,” katanya.

Meski begitu ia mengaku setelah bertemu wabup, pihaknya mendapat jaminan pencairan Rp 600 juta. Albert mengatakan honor pada pegawai dan komisioner yang masih tersisa di pemerintah daerah sekitar Rp. 1,7 miliar.

“Namun kita tidak terlalu berharap sisahnya, yang penting anggaran yang sudah dijanjikan bisa terealisasi dalam waktu dekat agar bisa membayar honor pegawai di kantor KPU juga pembayaran honor PPD,” ujarnya. (MAR)

Tinggalkan Balasan