Rapat para pejabat di Kabupaten Manokwari Selatan yang dipimpin oleh Plt Sekda Mansel, E.A Pocerattu.

Hingga H-1 pendaftaran Sekda, belum satupun pejabat Mansel mendaftar

RANSIKI, Cahayapapua.com— Pendaftaran calon sekretaris daerah tahap pertama Kabupaten Manokwari Selatan akan berakhir, Jumat (26/1) hari ini. Namun demikian, sejak di bukanya pendaftaran yang khusus untuk pegawai yang menjabat di Kabupaten Mansel, belum ada satu pun berkas yang masuk ke panitia seleksi.

Ditemui di ruang kerjanya, Staf Bagian Administrasi Panitia Seleksi Sekda Mansel Yongki Raweyai menyampaikan, bahwa pendaftaran tahap pertama tetap di buka sampai tanggal 26 Januari, setelah itu petunjuk baru akan di keluarkan oleh ketua panitia.

“Sampai saat ini (kemarin,red) memang belum ada yang mendaftar, kita tunggu sampai batas akhir pebdaftaran, setelah itu baru kami laporkan ke pimpinan,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Sekretariat Panitia Seleksi Sekretaris Daerah Mansel, Adolop Kawey, menyampaikan bahwa pendaftaran tahap pertama di buka sejak tanggal 8 hingga 26 Januari. Untuk pendaftaran tahap pertama ini kesempatan terlebih dahulu di berikan kepada pejabat yang ada di daerah tersebut. Apabila pendaftar tidak memenuhi jumlah peserta minimal dalam proses seleksi maka kemungkinan masa pendaftaran akan di perpanjang dengan membuka peluang bagi seluruh pegawai yang ada Provinsi Papua Barat.

“Kita akan lakukan bertahap, jumlah peserta tidak memenuhi jumlah minimal, maka masa pendaftaran akan kita tambah dan di buka untuk seluruh pegawai yang ada di Provinsi Papua Barat, tentu dengan persyaratan yang ada,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Adolof yang juga adalah Kepala Badan Kepegawaian di kabupaten tersebut menilai, bahwa jumlah pejabat Mansel yang sudah memiliki kriteria mendaftar sebagai calon sekretaris daerah sudah cukup untuk memenuhi standar minimal peserta seleksi, tergantung apakah para pejabat yang sudah memiliki kriteria ini ikut mendaftar atau tidak.

“Kalau pejabat yang sudah bisa ikut seleksi sudah cukup, tapi nanti kita lihat dulu apakah semuanya ikut mendaftar atau tidak,” jelasnya.

Adolof menambahkan, apabila pendaftar tidak memenuhi jumlah peserta minimal dalam proses seleksi maka kemungkinan masa pendaftaran akan di perpanjang dengan membuka peluang bagi seluruh pegawai yang ada di Provinsi Papua Barat.

“Kita akan lakukan bertahap, jumlah peserta tidak memenuhi jumlah minimal, maka masa pendaftaran akan kita tambah dan di buka untuk seluruh pegawai yang ada di Provinsi Papua Barat, tentu dengan persyaratan yang ada dan dengan ijin dari Komisi ASN,” terangnya. (acm)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: