Illustrasi Kaca Pecah

Honor Telat, Puluhan Anggota Satpol PP Manokwari Ngamuk, Kaca Kantor Hancur!

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Puluhan anggota Polisi Pamong Praja, Rabu (17/12/2014), mengamuk di kantor Dinas Sosial Kabupaten Manokwari. Sejumlah kaca jendela kantor tersebut hancur.

Peristiwa ini ditengarai akibat dari honor yang belum diterima 50 lebih anggota Satpol PP dilingkungan pemerintah kabupaten Manokwari ini.

Menyusul insiden ini, Kepala Dinas Sosial Manokwari, Matheus Dowansiba meminta Kasatpol PP Manokwari, Kepala Seksi Satpol PP serta Kabid Resos Dinas Sosial Manokwari bertanggungjawab atas penempatan 50 lebih anggota Satpol-PP itu di dinas sosial.

“Dari awal saya sudah sampaikan bahwa saya tidak mau ada penempatan satpol PP di Dinas Sosial, karena saat itu saya kuatir akan ada masalah. Hari ini terbukti persoalan muncul dan kantor dinas sosial yang jadi korban,” kata Matheus saat bertandang ke kantor redaksi Cahaya Papua petang kemarin.

Soal honor bagi anggota Satpol-PP, tegas Matheus mengatakan bahwa hal itu bukan tanggungjawab Dinsos. Matheus minta ketiga oknum tersebut harus bertanggungjawab terhadap penempatan Satpol-PP ini di dinas sosial.

Menyusul insiden itu, Matheus pun meminta agar Kasatpol-PP serta 2 orang oknum lainya hari ini mengganti dan memasang kaca-kaca jendela yang pecah akibat amukan anggota Satpol-PP kemarin. Jika tidak pihak akan terus memproses hingga persoalan ini diselesaikan.

Hari ini juga, Matheus meminta bupati, wakil bupati serta Sekda papua Barat turun tangan untuk menyelesaikan persoalan honorium bagi 50 lebih anggota Sarpol-PP itu. Sebab jika tidak, ia yakin persoalan akan terus berlangsung. Ia tak mau ada yang menjadi korban dalam persoalan ini.

Matheus juga minta, agar Oknum satpol PP yang kemarin membuat keributan itu diamankan. Jika tidak ia takut insiden itu akan kembali terjadi dan persoalan akan semakin melebar.

“Selama ini saya sudah bekerja dengan baik, soal honor maupun penempatan mereka bukan urusan kami. Soal penempatan mereka di dinsos, kami pun tidak tahu sebab selama ini tidak ada surat keputusan yang kami terima,” imbuhnya.|TOYIBAN

Tinggalkan Balasan