Jembatan gantung darurat yang terbuat dari bambu terlihat sudah siap pakai di Distrik Beimes Teluk Bintuni. Hujan deras beberapa pekan terakhir telah yang menyebabkan banjir memutus jembatan gantung warga yang membuat akses 4 kampung di daerah itu terganggu.

Hujan Deras Putuskan Jembatan Gantung di Beimes Bintuni

BINTUNI, Cahayapapua.com—- Beberapa minggu terakhir curah hujan di Kabupaten Teluk Bintuni cukup tinggi. Hal ini mengakibatkan satu jembatan gantung di Distrik Beimes putus. Selain itu, banjir yang terjadi, Jumat (5/8/2017) pekan lalu, juga merusak beberapa fasilitas umum lainnya seperti tempat makam, sekolah, dan kandang ternak.

Perwakilan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Teluk Bintuni, Irwansyah Nazar mengatakan setelah mendapat laporan dari kepala Distri Beimes, pihaknya yang tergabung dalam tim terpadu medatangi lokasi.

Sesampainya, tim terpadu yang di ketuai Direktur RSU Bintuni, dr Eka W. Suradji, dan beranggotakan kesbangpol, dinas sosial, sekda bagian kesejahteraan rakyat, dinas kesehatan dan PMI, tidak mendapati korban jiwa, hanya yang menjadi permasalahan putusnya jembatan penghubung tersebut.

“Kami melakukan asesmen yang kami dapat, tidak ada korban, intinya terputusnya akses empat kampung, kantor distrik dan kampung lainnya,” tambah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kepada Cahaya Papua, kemarin.

Usai melakukan pencarian fakta, tim bersama masyarakat menggelar pertemuan untuk menampung aspirasi. Hasil keputusan bahwa jembatan tersebut harus dibangun permanen, mengingat putusnya jembatan ini sudah yang ketiga kalinya.

Sementara untuk menyeberangi kali yang lebarnya kurang lebih 50 meter ini, masyarakat telah membuat jembatan gantung sementara yang terbuat dari batang kayu bulat dan bambu.

“Jembatan putus sehingga akses untuk anak-anak sekolah menjadi terganggu. Walapun bisa melalui jembatan darurat tapi sangat perlu secepatnya dibangun jembatan permanen,” katanya.

Dalam kunjungannya tim terpadu selaku perwakilan pemerintah daerah didampingi oleh perwakilan DPRD Teluk Bintuni, juga memberikan sejumlah bantuan bahan makanan kepada masyarakat. (ART)

Tinggalkan Balasan