Banjir luapan sungai Wariori yang menggenangi pemukiman warga di Kampung Wariori, Jumat Siang 13 Februari 2015. Selain rumah, ada puluhan lahan pertanian terancam gagal tanam. | CAHAYAPAPUA.com | Zack Tonu Bala

Hujan Deras Semalam Penuh, Manokwari Banjir

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com—- Hujan deras sepanjang malam, Sabtu (21/2/2015), yang melanda Manokwari, menyebabkan Sungai Wariori, Distrik Masni, Manokwari meluap. Akibat luapan tersebut, puluhan rumah warga terendam banjir.

Laporan yang diterima Cahayapapua.com menyebutkan selain puluhan rumah, puluhan hektar sawah petani di kampung Mansaburi dan Wariori terendam banjir akibat luapan sungai Wariori tersebut.

Warga yang terdampak banjir tersebut dilaporkan telah mengungsi ke Balai Kampung Wariori, sementara itu Badan Penangulangan Bencana Daerah Manokwari dan provinsi Papua Barat dilaporkan telah berada di lokasi banjir.

Satu pekan lalu, Jumat (13/2/2015), banjir menggenangi rumah warga di Kampung Wariori akibat luapan dari sungai tersebut. Banjir tersebut bukan yang pertama kali ditahun ini, karena sebelum itu, banjir juga sudah melanda Wariori dan Mansaburi.

Menurut warga, banjir terjadi karena aliran Sungai Wariori sudah berpindah dari jalur sebelumnya pernah ditalud, dan sekarang membentuk aliran baru yang mengarah ke pemukiman warga.

Ibin Sarbini, warga Kampung Wariori mengatakan, banjir Jumat tersebut tidak hanya menggenangi lebih kurang 32 rumah warga di Wariori dan Mansaburi, tapi juga menerjang lahan pertanian. Sedikitnya ada 25 hektar lahan pertanian siap tanam berubah menjadi kolam akibat tergenang banjir.

“Ada yang sudah tanam, ada sebagian belum tanam. Ada juga paginya mau tanam, habis juga bibitnya dibawa air. Jadi bisa-bisa gagal tanam semuanya, “ ungkap Ibin.

Pria yang rumahnya ikut terendam ini berharap secepatnya dilakukan pengerukan anak kali yang banyak melintas di sekitar kampung Wariori maupun Mansaburi. |DINA RIANTI |ZACK TONU BALA

Tinggalkan Balasan