Peserta HUT Pekabaran Injil ke 60 dari suku nusantara Toraja. | CAHAYAPAPUA.com | Adith Setyawan

HUT PI Dimeriahkan Puluhan Grup Budaya Nusantara

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com— Menyambut Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil (HUT-PI) ke 160, kemarin, Kota Manokwari menggelar Pesta Budaya, yang penampilan 81 grup Genderan Tambur dari berbagai suku di nusantara.

Mengambil start di lapangan Penerangan Sanggeng dan finish di halaman kantor Gereja Elim Kwawi, masyarakat Manokwari dihibur dengan tari-tarian dari berbagai daerah.

Ketua Klasis Manokwari, Pendeta Simon Bisay mengungkapkan rasa syukurnya dan terima kasihnya kepada semua pihak yang turut berpartisipasi dalam mensukseskan perayaan ini.

“Pesertanya ada NTT, Manado, Toraja, dan suku-suku di Papua serta lainnya,” tambah Panitia Suling Tambur , YF Rumwaropen, Selasa (3/2/2015).

Rumwaropen mengatakan, Pesta Budaya ini merupakan agenda rutin yang dibuat setiap tahun dalam rangka HUT PI di Manokwari.

“Hikmahnya sangat terasa, kita bisa lihat ciri khas dari suku ini, kita bisa lihat jenis alat musik atau alat perang yang dipakai semasa berperang dulu. Dari segi ekonomi sangat membantu mama-mama yang berjualan, mereka bisa ada penghasilan,” kata pria yang juga bekerja di Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat ini.

Dia berharap Manokwari setiap tahun bisa menjadi tuan rumah yang baik. Karena banyak tamu-tamu baik lokal maupun manca negara yang hadir ke Manokwari.

“Sebagai masyarakat kita harus tetap bisa menciptkan keamanan dan ketertiban, agar kelak tidak hanya 5 Februari saja tamu-tamu datang, tetapi hari-hari biasa mereka juga akan datang, karena Manokwari mempunyai kesan tersendiri dihati mereka,” katanya.

Sesuai pantauan beberapa pejabat tinggi Papua Barat maupun Pejabat Tinggi luar daerah ikut meramaikan jalannya kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Toraja Utara Frederik Batti’ Sorreng yang memimpin rombongan Ikatan Masyarakat Toraja di Papua dan Papua Barat.Warga Negara Asing (WNA) juga tampak meramaikan kegiatan ini.

Kegiatan yag dimulai sejak pukul 15.00 WIT itu menyita ribuan pasang mata masyarakat Manokwari. Hal ini terlihat dari antusias penonton yang membanjir ruas jalan Yos Surdarso hingga halaman Gereja Elim Kwawi. |ADITH SETYAWAN |RIZALDY

Tinggalkan Balasan