KPID PB

Ijin Penyiaran Tasindo TV Terancam Dicabut

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Ijin Penyiaran Duta Vision Wosindo atau Tasindo di Manokwari terancam dicabut. Pasalnya, perusahaan itu dinilai tidak patuh terhadap aturan.

Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia(KPI) Daerah Papua Barat, Kristian Hamdani, Kamis (18/2) mengatakan, perusahaan ini melakukan dua aktivitas penyiaran yakni aktivitas berupa lembaga penyiaran berlangganan dan aktivitas siaran dari hasil produksinya sendiri.

Pada awalnya, menurut Hamdani aktivitas tersebut diperbolehkan karena tidak terikat dalam aturan. Namun, semenjak diberlakukannya peraturan baru, dua aktivitas dalam satu perijinan tidak lagi diperbolehkan.

“Berdasarkan PKPI (Paraturan Komisi Penyiaran Indonesia) nomor 1 tahun 2015, dua aktivitas dalam satu perijinan tidak lagi diperbolehkan, dan seharusnya terhitung tanggal tersebut, aktivitas penyiaran yang tidak tercantum dalam perijinan tidak boleh dilakukan,” kata dia beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Tasindo tidak boleh menyiarkan program yang diproduksi sendiri. Penyiaran itu dapat dilakukan jika ada perusahaan semacam PT yang berdiri terpisah atau setidaknya beraviliasi dengan TV swasta lain. Jika tidak, aktivitas yang dijalannya adalah ilegal.

Selain Tasindo, PT. Cenderawasih Putra Mandiri yang berlokasi di Sorong juga melakukan hal yang sama. Dua perusahaan tersebut terancam dicabut.

KPI Papua Barat menyatakan akan memberikan sanksi secara bertahap dari teguran lisan, tertulis, administrasi, penghentian siaran hingga pencabutan ijin. “Untuk Tasindo, secara lisan sudah kita sampaikan namun sampai saat ini tidak ada tindak lanjutnya,”tuturnya. |HENDRIK AKBAR