Potret Aktivitas Mama-mama Papua pasar Sanggeng, Manokwari. (Toyib-CP)

IKAPPI dorong penataan pasar tradisional di Papua Barat

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Papua Barat, mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) melakukan penataan pasar tradisional di wilayah Papua Barat.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IKAPPI Papua Barat, Marlina mengatakan, sudah saatnya Pemda melakukan penataan pasar tradisional guna melindungi keberadaan dan keberlangsungan pedagang.

“Untuk menjaga keberlangsungan para pedagang tradisional dan kecil, IKAPPI saat ini terus mengadvokasi Pemda agar bergerak melakukan penataan pasar tradisional,” ujar Marlina kepada Cahaya Papua, akhir pekan lalu.

Selain soal penataan pasar tradisional, dia berharap kehadiran IKAPPI di Papua Barat juga ikut memberikan pembinaan pendidikan dalam rangka peningkatan ekonomi pedagang termasuk advokasi hukum terhadap segala bentuk permasalahan pedagang.

“Kami sendiri telah membentuk lembaga bantuan hukum yang khusus mengadvokasi setiap permasalahan para pedagang kita,” terangnya.

Dia juga mengatakan IKAPPI secara nasional akan mengawal revisi Peraturan Presiden (Perpres) RI nomor 112 tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, serta Perbelanjaan Moderen, agar memberi rasa keadilan bagi pedagang pasar taradisonal.

Dikatakan, berkembangnya retail modern dapat mengancam keberlangsungan pasar tradisional. Untuk itu jika revisi ini kalau tak dikawal dikuatirkan merugikan pedagang pasar tradisional.

“IKAPPI akan mengawal lebih pada penataan pasar tradisional. Dan jika pasar moderen harus ada, pasti pengaturan jarak yang semestinya harus diperhatikan dalam revisi tersebut. Prinsip kami pedagang merasa nyaman dan tidak terkesan kumuh di tempat berjualan,” tambah Marlina. (tnj/*)

Tinggalkan Balasan