Cagub Papua Barat Irene Manibuy dan Cawagub Abdullah Manaray saat kampanye terakhir di Kaimana.

IMAN Janji Mekarkan Etna dan Teluk Arguni

KAIMANA, Cahayapapua.com— Calon Gubernur Papua Barat nomor urut 2 Irene Manibuy berjanji jika terpilih memimpin Papua Barat lima tahun kedepan akan mensukseskan pemekaran wilayah Kabupaten Kaimana yakni Distrik Teluk Etna dan Teluk Arguni menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) berstatus kabupaten. Pemekaran wilayah perlu dilakukan agar pelayanan pemerintah kepada masyarakat lebih maksimal. 

Cagub Irene yang hadir bersama Calon Wakil Gubernur Abdullah Manaray menyampaikan hal ini saat menggelar kampanye terbuka terakhir di Kabupaten Kaimana bertempat di Reklamasi Pantai Taman Kota Kaimana, Kamis (26/1/2017).

Dihadapan ribuan pendukung dan simpatisan, Irene akui menantang Bupati dan Wakil Bupati Kaimana untuk mempersiapkan semua persyaratan pemekaran wilayah. “Saya tantang bupati dan wakil bupati kapan Kabupaten Kaimana ini kita mekarkan. Sekarang mereka sedang mempersiapkan segala persyaratan untuk pemekaran wilayah. Kalau terpilih jadi gubernur, saya bersama bupati dan wakil bupati akan merealisasikan itu, menghadirkan daerah otonomi baru di Kaimana. Apakah Etna atau Teluk Arguni, atau juga dua-duanya, Kabupaten Etna dan Kabupaten Teluk Arguni,” ungkap Irene disambut pekikan setuju ribuan simpatisan.

Lebih jauh Cagub Irene yang didampingi tokoh politik dari partai pengusung, termasuk diantaranya Ketua DPC PKB Kaimana Wakil Bupati Ismail Sirfefa juga mengatakan, jika terpilih menjadi Gubernur Papua Barat akan menelurkan program Panca Cita Idaman. Program dimaksud terdiri dari; pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat; kebersihan dan kelestarian lingkungan; pendidikan bagi masyarakat tak mampu; pelayanan kesehatan bagi masyarakat tak mampu; serta penyediaan tempat peribadatan yang memadai guna menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama.

Untuk melaksanakan panca cita idaman ketiga dan keempat, IMAN akan menelurkan Kartu Papua Barat Pintar dan Kartu Papua Barat Sehat bagi masyarakat yang kurang mampu selama lima tahun kepemimpinan. Dana yang akan digunakan untuk membiayai program Kartu Papua Barat Pintar dan Kartu Papua Barat Sehat akan diambil dana Otsus Papua Barat yang setiap tahun mencapai lebih dari 3 Triliun. Menutup orasinya, Irene mengajak masyarakat Kaimana untuk memberikan dukungan pada 15 Februari 2017 dengan mencoblos pasangan nomor 2. (ISA)

Tinggalkan Balasan