BP Tangguh Bintuni, Papua Barat. | Dokumentasi CAHAYAPAPUA.com

Imigrasi Manokwari minta BP Tangguh lebih terbuka

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kantor Imigrasi Manokwari, Papua Barat, meminta BP Tangguh lebih terbuka untuk mempermudah proses pengawasan tenaga kerja asing di area kerja perusahaan tersebut.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Manokwari Abdullah di Manokwari, Minggu, mengatakan saat ini pihaknya sudah menempatkan petugas di perusahan tambang minyak dan gas bumi di Kabupaten Teluk Bintuni tersebut.

“Ada area-area tertentu yang petugas kami tidak boleh masuk ke dalam. Untuk masuk kami harus memperoleh ijin dari kantor BP pusat,” kata dia.

Abdullah memaklumi, karena ada area-area terbatas yang tidak sembarang orang bisa masuk karena pertimbangan keamanan dan keselamatan. Pihaknya berharap ada kemudahan bagi petugas imigrasi.

“Entah seperti apa prosedurnya asalkan kami bisa masuk. Mungkin dengan di dampingi petugas perusahaan, karena kami juga melaksanakan tugas dari negara,” katanya lagi.

Kantor Imigrasi, lanjutnya, saat ini sudah menempatkan tiga orang petugas di area BP Tangguh. Pengawasan berlangsung setiap hari dan pergantian petugas dilakukan sepekan sekali.

“Mereka itulh yang menjadi mata telinga Imigrasi di sana. Saya berharap mereka bekerja secara baik mengawasi situasi di lokasi tersebut,” katanya pula.

Dia mengemukakan, selain BP Tangguh di Teluk Bintuni ada beberapa perusahaan lain yang juga mempekerjakan tenaga kerja Asing.

Selama ini, perusahaan yang rutin melaporkan tenaga kerja asing yang dipekerjakan antara lain perusahaan kayu dan perusahaan udang termasuk BP Tangguh yang bergerak pada sektor pertambangan.

“Kami tentunya tidak boleh hanya sekedar menerima laporan, harus turun ke lapangan untuk memastikan benar nggak laporan mereka,” pungkasnya. (ibn)

Tinggalkan Balasan