Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Foto: Ist

Ini Daftar Kasus Korupsi yang Diaudit BPKP Papua Barat

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Papua Barat selama 2014 mengaudit 18 kasus dugaan korupsi dengan total dugaan kerugian negara Rp. 42 miliar lebih.

Kepala BPKP Papua Barat Sumitro mengatakan, uang tersebut berasal dari 5 kasus korupsi yang masih dalam tahap penyelidikan, 9 tahap penyidikan dan kelebihan bayar sejumlah proyek pemerintahan kepada pengusaha.

Berikut daftar kasus yang diaudit BPKP Papua Barat per Desember 2014:

(tahap penyelidikan)

  1. Dana Haji Kabupaten Kaimana tahun 2011-2012, senilai Rp. 3.6 miliar
  2. Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), ditangani Polres Sorong Kota senilai Rp. 823 juta
  3. Otoritas Bandara Rendani Manokwari, ditangani Kejari Manokwari senilai Rp 564 juta
  4. Kasus Sapi Papua Barat tahun 2012, ditangani Polres Manokwari senilai Rp. 5.4 miliar
  5. Pembangunan Kantor Lurah Sorong, ditangani Polres Sorong senilai Rp 1.5 miliar

(tahap penyidikan)

  1. Kasus korupsi dana hibah provinsi, pembangunan patung dan rumah perintis, ditangani Kejari Sorong senilai Rp 3.1 miliar
  2. Bappeda Kaimana atas pemalsuan bukti setor ditangani Polres Kaimana Rp 1.2 miliar
  3. Korupsi KTP Kota Sorong, ditangani Polres Sorong Kota senilai Rp 1.2 miliar
  4. Wisata Rohani Teluk Wondama tahun 2010, ditangani Kejari Manokwari Rp 911 juta
  5. SD YPPK Sekru tahun 2013, ditangani Polres Fakfak senilai Rp 171 juta
  6. Bantuan stimulan perumahan swadaya, ditangani Polres Sorong Rp 804 juta
  7. Jalan Wonosobo ditangani Polres Sorong Rp 1.1 miliar
  8. Papua Barat TV, ditangani Kejati Papua Rp 3 miliar
  9. Pembangunan fiktif SMA N I Kokoda Sorong Selatan tahun 2012, ditangani Polres Sorong Selatan senilai Rp 2.1 miliar.

(kelebihan bayar)

Untuk kelebihan bayar sejumlah proyek infrastruktur sebesar Rp 17 miliar lebih. |DINA RIANTI

 

Editor: JUSRIWANTO

 

Tinggalkan Balasan