Ilustrasi. | Tribun News

Ini Harga BBM di Kabupaten Teluk Wondama

WONDAMA,CAHAYAPAPUA.com—- Pemda Teluk Wondama, baru-baru ini bersama pelaku usaha bahan bakar minyak (BBM) mengadakan rapat dengan agenda pembahasan rasionalisasi harga BBM pasca diturunkannya BBM oleh Pemerintah Pusat.

Kesepakatannya, BBM jenis premium harga subsidi di Agen Pengecer Minyak Subsidi (APMS) sebesar Rp. 6.600,-  sementara harga eceran premium di luar APMS dari kelompok subsidi sebesar Rp. 7.500,- sedangkan harga solar di APMS per liter sebesar Rp. 7.200,-

Untuk harga eceran premium industri per liter sebesar Rp.12.500,-  turun dari harga sebelumnya Rp. 13.000,- lain halnya dengan harga BBM jenis solar turun seribu dari Rp. 14.000,- per litar menjadi Rp. 13.000,-

Ketua DPRD Kabupaten Teluk Wondama Kuro M.R. Matani kepada wartawan usai pertemuan di kediaman Sekda, Kompleks Manggurai, mengatakan, keputusan yang di tetapkan merupakan suatu kesepakatan bersama dengan pihak – pihak yang berkepentingan.

“Saya harap keputusan yang sudah disepakati bersama oleh kedua belah pihak diterima dengan lapang dada,” ujarnya.

Disinggung soal fungsi pengawasan distribusi BBM di Kabupaten Wondama sejauh ini, Ketua DPRD menghimbau pemerintah daerah untuk lebih intens melakukan pengawasan di lapangan pasca rasionalisasi harga BBM. “Nanti komisi yang membidangi ekonomi di DPRD juga akan turun lapangan pantau harga BBM yang telah di tetapkan,” tandasnya.

Soal diatas Sekda Drs. Jusak. E.C. Karubuy, M.Si berjanji pihaknya akan mengawal dengan serius rasionalisasi harga BBM di lapangan. “Jika ada temuan ada pelaku usaha BBM yang naikan harga, kita akan berikan sanksi tegas, bila perlu izin usahanya di cabut,” tegas Sekda.

Terkait menjamurnya pengecer BBM yang tanpa mengantongi surat ijin, Sekda mengaku telah perintahkan Kabag Perekonomian Daerah (Perekda) bersama Satpol PP untuk rutin melakukan operasi pasar. “Saya akui dalam hal pengawasan masih terdapat kelemahan, namun kedepan kita akan benahinya,” kata Sekda.

Menyangkut tambahan kuota BBM bersubsidi, Miranti salah satu pelaku usaha BBM subsidi menjelaskan setiap bulan mendistribusikan BBM ke Wondama sebanyak 70 kiloliter jenis premium dan solar sebanyak 20 kilo liter yang dipasok dari Pertamina Manokwari.

“Kami dapat informasi kedepan ada tambahan kuota BBM dan hal itu sementara dalam proses pengurusan tambahan kuotanya,” ungkap Miranti yang turut hadir dalam pertemuan di kediaman Sekda.

Selain puluhan pelaku usaha minyak industri dan subsidi, pantuan media ini, hadir pula dalam pertemuan di kediaman Sekda, Asisten III Maria Kamerop,Kadis Perhubungan dan Infokom, Ricko Sia, Kabag Perekda, Decky F. Torey, Perwira Penghubung Kodim 1705 Manokwari bersama Wakapolres Teluk Wondama. |ADLU RAHARUSUN