Roberth KR.Hammar |CAHAYAPAPUA.com | Zack Tonu Bala

Ini Jawaban Pemda Manokwari Soal Anggaran kepada 4 Distrik di Tambrauw

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.COM— Pemerintah Kabupaten Manokwari tetap mengalokasikan anggaran untuk Distrik Mubrani, Kebar, Senopi dan Amberbaken dalam APBD 2015. Belum adanya penyerahan aset kepada Pemkab Tambrauw menjadi alasan utama Pemkab Manokwari.

“Tetap ada anggaran dalam APBD 2015 itu lebih ke operasional distrik saja karena kita masih memiliki pegawai-pegawai di distrik itu, “ kata Wakil Bupati Manokwari Roberth KR. Hammar di Kantor Bupati, belum lama ini.

Hammar menyatakan, Pemkab Manokwari berkewajiban membiayai operasional 4 distrik yang kini menjadi sengketa itu karena secara de facto roda pemerintahan di sana masih tetap di bawah kontrol Pemkab Manokwari.

Para kepala distrik di sana adalah orang yang diangkat dan dilantik oleh Bupati Manokwari dan sampai kini belum ada penarikan. Di sisi lain, Pemkab Manokwari juga tidak bisa membiarkan persoalan politik terkait status 4 distrik tersebut yang sampai sekarang masih menjadi perdebatan.

“Kepala distrik kan masih eksis di sana. Kita punya aset masih ada , kita belum serahkan asset. Konsekwensinya kita harus membiayai operasional kantor dan pegawai-pegawai yang ada di situ. Tapi, saya belum tahu pengaturan (anggaran) seperti apa, tapi saya yakin TAPD sudah berkonsultasi dengan pemerintahan atasan (Pemprov Papua Barat) sehingga itu dimungkinkan, “ lanjut mantan Kabag Hukum dan HAM Setda Kabupaten Manokwari itu.

Sebelumnya seperti yang diberitakan, anggota DPRD Trisep Kambuaya mempersoalkan masih adanya anggaran untuk ke-4 distrik itu dalam KUA-PPAS RAPBD 2015 meski secara administratif 4 distrik itu sudah menjadi bagian dari Kabupaten Tambrauw. (Baca: Anggaran untuk 4 Distrik di Tambrauw dari Manokwari Dipertanyakan) |ZACK TONU BALA

Tinggalkan Balasan