Bupati terpilih Pegunungan Arfak, Yosias Saroi, SH, MM,

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Bupati pertama Pegunungan Arfak, Yosias Saroi, SH, MM, menyatakan program prioritas dirinya sebagai bupati selama lima tahun kedepan akan prioritaskan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian dan pariwisata.

Hal itu diutarakan pria kelahiran Kampung Yayak 19 Juli 1978 itu kepada awak media usai dilantik sebagai bupati definitif pertama Kabupaten Pegaf oleh Gubernur Papua Barat, Abraham O. Atururi bersamaan dengan empat bupati lainnya yang terpilih sebagai bupati hasil pilkada serentak, 9 Desember 2015 lalu.

Program prioritas itu, dikatakan mantan Anggota DPRD Papua Barat ini, sesuai dengan tantangan dan kebutuhan daerah serta potensi yang dimiliki kabupaten Pegaf.

“Sesuai potensi daerah diatas, pertanian dan pariwisata didataran tinggi pegunungan arfak,” ujar Yosias di Auditorium PKK, Kompleks Perkantoran basecamp, arfai, Rabu (17/2/2016).

Dengan pengelolaan potensi pertanian yang dimiliki kabupaten baru ini, diharapkan hasil produksi pertanian didaerah itu, dapat memenuhi kebutuhan pangan, khususnya hasil pertanian di wilayah Papua Barat maupun Papua.

Menyinggung rencana perombakan kabinet pemerintahan yang telah dibentuk oleh penjabat bupati sebelumnya, ia menyatakan diawal pemerintahannya ini, dia akan melakukan evaluasi kinerja pejabat pembantunya.

“Resuffel itu nanti kita evaluasi dulu, untuk mengisi kekosongan jabatan, itu pasti kita lakukan,” jelas Yosias.

Ia menyatakan, selama enam bulan kepemimpinan kedepan ia akan melakukan perbaikan struktur pemerintahan dibawahnya. Ia juga menyebutkan tidak akan melakukan kebijakan men-Non Job-kan pegawainya.

“Kalau undang-undang baru ini kan, pejabat kita tidak bisa non job, karena mereka punya hak untuk menduduki jabatan tertentu,” ujar Yosias mengakhiri. | RIZALDY|EDITOR : BUSTAM