Logo Papua Barat. Foto: Ist

Ini Rencana Dishub Soal Pelabuhan Perintis di Papua Barat

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Dinas Perhubungan dan Informatika Provinsi Papua Barat merencanakan program pembangunan pelabuhan perintis untuk membuka isolasi daerah serta menghubungkan daerah terisolir terpencil dengan dunia luar. Secara sosial rencana tersebut dianggap mampu mendorong ekonomi masyarakat daerah sekitar.

Plt. Kadis Perhubungan, Bambang Harry mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan desain pelabuhan perintis, diantaranya pelabuhan Roswar di Kabupaten Teluk Wondama, pelabuhan Pulau Adi di Kabupaten Kaimana, pelabuhan Warifi Teluk Etna di Kabupaten Kaimana serta pelabuhan perintis Bomberay di Kabupaten Fakfak.

“Desainnya sudah ada, tinggal anggaran saja, karena semua ini akan dibangun melalui dana APBD Provinsi,” kata Harry baru-baru ini.

Dijelaskan, khusus pelabuhan perintis di Bomberay, merupakan dukungan Pemprov Papua Barat dalam program pengembangan sapi potong. Harapannya, komoditas sapi bisa diangkut ke luar daerah untuk kebutuhan swasembada daging ternak di Papua Barat

“Pelabuhan Bomberay sudah diusulkan kepada pusat melalui program MP3EI pada masa presiden SBY,” ucapnya.

Selain pembangunan pelabuhan, dinas perhubungan pada tahun 2014 sudah melakukan pembangunan 2 bandara perintis di Anggi Kabupaten Pegunungan Arfak dan Saukorem Kabupaten Tambrauw. Pembangunan pelabuhan dengan tipe Regret (cor semen).

Harry berharap, tahun 2015 bandara sudah bisa running, karena tahun 2015 Bandara Anggi dan Saukorem selesai verifikasi ke Irjen Udara untuk operasional. |DINA RIANTI

Tinggalkan Balasan