Ilustrasi. Int

Ini Temuan Pelanggaran Pilkada di Papua Barat

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com–– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Papua Barat mencatat sejumlah temuan pada pelaksanaan Pilkada serentak di delapan kabupaten, yang berlangsung, Rabu (9/12/2015).

“Surat suara yang tercoblos lebih awal ditemukan di Kabupaten Manokwari. Di Kabupaten Raja Ampat, 17 TPS memulai pemungutan suara pada pukul 13. 00 WIT,” kata Ketua Bawaslu Papua Barat, Alfredo Ngamelubun, kemarin.

Selain itu, di Distrik Rasiei, Kabupaten Teluk Wondama, dilaporkan, terdapat 15 surat suara tersisa dibagikan kepada para saksi masing-masing kandidat.

“Para saksi yang mencoblos sendiri sehingga, kami meminta Panwaslu merekomendasikan pemungutan suara di TPS yang bersangkutan diulang kembali,” ujarnya.

Sementara di Kabupaten Teluk Bintuni, tepatnya di distrik Aranday, Bawaslu menerima laporan, terkait adanya warga yang tidak bisa mencoblos karena surat suara telah habis. Para pemilih ini datang menggunakan KTP.

Alfredo menyebutkan, realisasi jadwal pemungutan suara dari pukul 07.00-13.00 WIT, belum seluruhnya berjalan tertib.

“Kami mendapatkan laporan dari Kabupaten Raja Ampat bahwa, 17 TPS di Distrik Waisai baru melakukan pencoblosan pada pukul 13.00 Wit. Sudah diinstruksikan ke Panwaslu setempat agar mengawal terus proses itu,” tutur Alfredo, seraya menyebutkan, keterlambatan ini terjadi, akibat persoalan menyangkut Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Terpisah, Ketua KPU Provinsi Papua Barat, Amus Atkana menyebutkan, sesuai monitoring yang dilakukan, pelaksanaan Pilkada di delapan kabupaten di daerah ini berjalan relative aman dan lancar.

Menurutnya, antusiasme warga cukup tinggi dalam menyalurkan hak suaranya pada Pilkada ini. “Meskipun terjadi sejumlah masalah di daerah, tapi, semua proses bisa berjalan aman dan lancar hingga proses pemungutan suara selesai,” ujarnya

Terkait permasalahan menyangkut formulir C-6 atau pemberitahan pemilih belum diterima pemilih, serta kekurangan surat suara, ia mengaku belum memperoleh laporan.

Menyangkut DPT, ia menyebutkan saat bimbingan teknis pihaknya sudah memberi arahan kepada PPD dan PPS, agar pemilih yang terdaftar dalam DPT dan DPTB, dimasukan di dalam DPTB hasil perubahan. |RASYID FATAHUDDIN | EDITOR : TOYIBAN

Tinggalkan Balasan