(ANTARA FOTO/ Indrianto Eko Suwarso)

Inilah Delapan Kapal Korban Moratorium Menteri Susi Pudjiastuti

JAKARTA, CAHAYAPAPUA.com — Sejak pertama kali menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti sudah membuat kalang kabut para pengusaha kapal penangkap ikan. Salah satu kebijakan Susi adalah memberlakukan moratorium atau penghentian sementara izin usaha kapal penangkap ikan buatan luar negeri, dengan kapasitas diatas 30 gross ton (GT) mulai 3 November 2014.

Selama satu bulan kebijakan tersebut diberlakukan, setidaknya sudah ada delapan kapal buatan asing yang menjadi korban kebijakan moratorium tersebut. Dikutip dari data Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap per 28 November 2014, delapan kapal tersebut tidak bisa memperpanjang izin penangkapan ikan akibat moratorium.

Delapan kapal tersebut adalah:

Kapal pengangkut ikan ‘Okishin 07’ dengan kapasitas 532 GT. Kapal milik PT Okishin Flores tersebut didatangkan dari Jepang dengan tanggal kadaluarsa izin 24 November 2014.

Kapal pukat ikan ZEEI Laut China Selatan ‘Mutiara Mina 4’ berkapasitas 109 GT. PT Graha Mina Mandiri membelinya dari Thailand dengan tanggal kadaluarsa izin 25 November 2014.

Kapal ‘Putra Jaya 15’ yaitu kapal jenis Rawai Tuna milik PT Hemakaruna Citra dengan kapasitas 52 GT. Kapal yang didatangkan dari Taiwan tersebut telah habis izinnya pada 25 November 2014.

Kapal ‘Antasena 305’ jenis pukat ikan ZEEI Arafura milik PT Pusaka Benjina Armada berkapasitas 424 GT. Kapal asal Thailand ini habis izinnya pada 25 November 2014.

Kapal rawai tuna ‘Putra Jaya 47’ milik perorangan bernama Buyung Kusnadi dengan kapasitas 80 GT. Kapal yang dibeli Buyung dari Taiwan ini telah habis izinnya pada 26 November 2014.

Kapal ‘Putra Jaya No. 39’ kapasitas 74 GT dan ‘Putra Jaya No. 38’ kapasitas 82 GT milik perorangan bernama Maslim. Keduanya didatangkan dari Taiwan dengan izin kadaluarsa mulai 26 November 2014.

Terakhir kapal ‘Surya Terang 07’ milik PT Ocean Indo Star Pratama berkapasitas 54 GT. Kapal tersebut diimpor dari Taiwan, dengan izin yang sudah habis pada 26 November 2014.  (gen/CNN INDONESIA)

Tinggalkan Balasan