Ilustrasi

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Tim dari Inspektorat Pengawas Daerah Papua Barat saat ini sedang “bergentayangan” memantau pelaksanaan proyek tahun anggaran 2017 di daerah ini.

Kepala Inspektur Pengawas Daerah Papua Barat Sugiyono mengutarakan,  ada sejumlah pekerjaan yang belum terselesaikan hingga akhir tahun 2017. Keterlambatan ini ditengarai akibat molornya proses tender.

“Kami belum mengetahui secara detail, namun secara umum, ada yang sudah selesai 100 persen, ada yang baru 70 persen dan 80 persen,’’ kata dia.

Timnya saat ini sedang melakukan pengawasan seluruh proyek yang dilaksanakan pemerintah provinsi tahun 2017. Menurutnya, hal ini merupakan tanggung jawab rutin yang harus dilaksanakan.

“Setiap akhir tahun anggaran kita turunkan tim pengecekan sisa UDP. Nanti akan ketahuan progres pembangunan selama tahun 2017,’’ ujarnya.

Ia menyebutkan, hal ini sebagai langkah antisipasi agar seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan.

Menurutnya, seberapa pun kegiatan yang sudah diselesaikan harus dibayar, dan dana sisanya dikembalikan ke kas daerah. Selanjutnya, sisa pekerjaan yang belum tuntas akan dianggarkan melalui APBD Perubahan 2018.

“Sisa anggaran kegiatan akan menjadi silpa dan sisa pekerjaan pun harus dituntaskan melalui atau diakomodir dalam APBD Perubahan,” sebutnya.

Sementara, jika ada pekerjaan  yang  tidak bisa dipertanggungjawabkan, pihaknya akan membawa kasus tersebut pada sidang Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR).

“Dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan harus dikembalikan, jika tidak bersedua mengembalikan kami serahkan untuk proses hukum,” katanya lagi. (ibn)

Leave a Reply