Pemilik Saham Perusahaan Wira Vindo Sucipto (tengah), berbicara kepada Bupati Manokwari Selatan Markus Waran (kanan), di Pelabuhan Oransbari, Manokwari Selatan, Selasa (3/10). Perusahaan tersebut menyatakan minatnya mengelola potensi garam di Manokwari Selatan yang disebut masuk dalam kategori kelas A.

ORANSBARI, Cahayapapua.com— Memiliki kawasan yang luas, laut yang bersih, serta fasilitas dasar yang menunjang, Kabupaten Manokwari Selatan sangat berpotensi dilakukan produksi garam kelas A.

Pemilik Saham Perusahaan Wira Vindo Sucipto saat berkunjung ke Kabupaten Mansel Selasa (3/10/2017) mengatakan, dari beberapa daerah yang ditinjau, Manokwari Selatan adalah wilayah yang sangat berpotensi untuk memproduksi garam.

“Saya sudah meninjau 2 kabupaten di Indonesia, Mansel adalah yang ketiga dan potensi daerah serta dukungan dari Pemda dan masyarakat Mansel adalah yang terbaik untuk pengembangan usaha kami,” kata Wira.

Kedatangan perusahaan dari Korea Selatan ini disambut baik oleh Pemkab Mansel, Bupati Markus Waran bersama staf ahli H. Zakaria, Kepala Badan Perencanaan Daerah dan Anggota DPRD yang juga adalah Ketua Dewan Adat Suku Mansel Yusuf Kawei langsung mendampingi personil dari perusahaan yang memiliki cabang di Jakarta tersebut untuk meninjau beberapa lokasi yang cocok untuk dilakukan investasi.

Selain meninjau Pelabuhan Oransbari, mereka juga menyempatkan memantau perkembangan perkebunan Kakao yang ada di Ransiki.

Dalam diskusi ini, bupati mengaku siap memberikan dukungan penuh untuk menyiapkan sarana pendukung pengembangan produksi garam di wilayah ini, termasuk fasilitas jalan menuju pelabuhan.

Disampaikan bahwa akses jalan menuju pelabuhan kelak akan dibuat dua jalur, hal ini sudah masuk dalam perencanaan daerah guna menunjang peningkatan pelabuhan Oransbari menjadi pelabuhan peti kemas.

“Jadi pada saat hasil produksi garam kita sudah ada, peti kemas dari Jawa dengan membawa 9 bahan pokok akan kembali ke Jawa dengan isi garam,” kata bupati. (acm)

Leave a Reply