Pasangan Irene Manibuy dan Abdullah Manaray saat mendaftar ke KPU Papua Barat, Kamis (23/9).
Pasangan Irene Manibuy dan Abdullah Manaray saat mendaftar ke KPU Papua Barat, Kamis (23/9).

Irene – Manaray Usung Panca Cita di Pilgub

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Irene Manibuy- Abdullah Manaray (Idaman) menyiapkan Panca Cita atau lima cita untuk membangun Provinsi Papua Barat kedepan.

“Kalau Presiden Joko Widodo memiliki nawacita untuk membangun Indonesia, kami punya Panca Cita. Ini ikhtiar kami untuk membangun Papua Barat jika rakyat memberikan kepercayaan,” kata Irene Manibuy beberapa waktu lalu.

Dia merinci cita pertama yang ingin diwujudkan Idaman, berupa pemenuhan kebutuhan pokok yang layak bagi masyarakat. Kedua lingkungan hidup yang bersih dan lestari, cita ketiga dan empat berupa pemenuhan pendidikan dan kesehatan bagi warga tidak mampu.

Cita kelima memenuhi kebutuhan tempat ibadah bagi seluruh penganut agama serta mewujud sikap dan perilaku saling toleransi antara umat beragama di Papua Barat.

Menurut Irene, lima cita ini sudah bisa mencakup seluruh hajat hidup manusia dari lahir hingga saatnya dipanggil tuhan. “Panca cita ini kalau dirinci akan panjang. Tentu kedepan hal ini akan direalisasikan melalui program kerja dan diterjemahkan melalui setiap satuan kerja perangkat daerah,”katanya.

Sementara terkait pembangunan infrastruktur Papua Barat, kata dia, memiliki tiga sumber anggaran. Yakni dari pemerintah pusat melalui APBN, Dana alokasi khusus provinsi dan dana tambahan khusus infrastruktur melalui dana otonomi khusus.

Selain jalan, jembatan dan irigasi , kedepannya sebut dia, ada anggaran yang dialokasikan pemerintah provinsi untuk membangun perumahan bagi masyarakat.  Pihaknya ingin, agar hal itu diatur melalui peraturan daerah.

“Khusus untuk program pengentasan kemiskinan, kedepan kita harus mengidupkan sentra-sentra ekonomi dari berbagai sektor. Pada sektor perikanan, pertanian maupun industri kreatif Papua Barat punya cukup potensi,” paparnya.

Pasangan Idaman ini menginginkan, masyarakat Papua terjun kedunia usaha yang lebih profesional melalui bakat dan potensi di daerah masing-masing. Koperasi dan Badan Usaha milik daerah harus hidup untuk menopang usaha rakyat. (IBN)

Tinggalkan Balasan