Abdullah Manaray dan Irena Manibuy

Irene Sebut Manaray Siap Mundur dari DPD RI

MANOKWARI, Cahayapapua.com—- Persaingan memperebutkan dukungan partai politik masih mewarnai dinamika politik di Papua Barat menjelang pemilihan gubernur. Di tengah dinamika itu, salah satu bakal calon gubernur, Irene Manibuy, merasa optimistik jika sejumlah parpol akan melabuhkan dukungan padanya.

Ditemui usai mengikuti upacara hari kemerdekaan di Lapangan Borarsi, Manokwari, Rabu (17/8), mantan anggota DPR-RI ini menyebut dia dan pasangannya rekomendasi sejumlah parpol pengusung. Meski begitu dukungan itu belum memenuhi syarat dukungan 15 persen kursi Parpol di DPR Papua Barat.

“Kami masih menunggu beberapa lagi untuk memenuhisyarat tersebut,” ucap Irene yang juga Wakil Gubernur Papua Barat kepada Cahaya Papua.

Lebih jauh soal dukungan, Irene rupanya masih enggan membeberkan partai-partai mana saja yang telah memberinya rekomendasi.

” Secara resmi belum saya umumkan. Akan dideklarasikan dalam waktu dekat jika sudah memenuhi” kata dia. “Tapi saat ini dukungan yang ada sudah separuh dari 15 persen.”

Irene menyebut ada pertimbangan etis kenapa pihaknya belum membeberkan dukungan. Sebab, katanya, itu adalah ranah partai.  “Saya tidak mau mendahului parpol dan Tuhan. Kami memberi penghargaan kepada partai,” ucapnya lagi.

Soal calon wakil pendampingnya, selama ini Irene digadang-gadang bakal berpasangan dengan politisi muda Abdullah Manaray yang juga anggota DPD RI mewakili Papua Barat. Berduet membuat pasangan ini mengusung tagline IMAN, akronim Irene Manibui- Abdullah Manaray.

Soal status pasangannya, Irene menyebut, Abdullah sudah bersedia mundur dari kursi senator sebagai konsekuensi atas keikutsertaannya pada Pilgub.

“Saya pikir dia sangat konsekuen. Apalagi dari awal kami sudah berjalan melalui sejumlah tahapan,” katanya.(MAR/CHE)

Tinggalkan Balasan