Foto bersama bupati dengan peserta kegiatan pelatihan peningkatan toleransi dan kerukunan beragama yang diselenggarakan badan Kesbangpol dan Linmas kemarin.

Jaga Kerukunan Beragama, Bupati : Jangan Ada yang Merasa Lebih Tinggi

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Pemeluk agama di Kabupaten Manokwari diharapkan tidak menganggap agama yang dianutnya adalah yang paling benar sehingga merasa lebih tinggi dari pemeluk agama lainnya.

Masing-masing agama maupun kepercayaan memiliki kebenaran sendiri sehingga yang mayoritas sekalipun tidak boleh memaksakan kebenaran agamanya kepada yang minoritas.

Pesan ini disampaikan Bupati Bastian Salabai dalam sambutannya saat membuka peningkatan toleransi dan kerukunan umat beragama yang diselenggarakan Badan Kesbangpol dan Linmas di aula Infokom Sanggeng, Manokwari, Kamis (10/9).

Pemahaman agama yang sempit atau fanatisme agama yang berlebihan justru bisa menjadi pemicu terjadi konflik antar umat beragama.

Karena itu Bupati mengingatkan agar semua pemeluk agama di Manokwari selalu menjaga semangat toleransi sehingga konflik berlatar belakang agama seperti yang terjadi di Tolikara, Sorong, Teluk Bintuni juga di Merauke tidak timbul di Manokwari.

“Para pemuka agama diharapkan berperan membina umatnya agar jangan sampai masalah agama dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu sehingga timbul konflik yang mengatasnamakan agama, “ ujar Salabai.

Kegiatan ini diikuti 50 peserta yang terdiri atas para tokoh agama dari berbagai agama yang ada di Kabupaten Manokwari. Para peserta diberi pembekalan melalui materi yang dibawakan narasumber terkait. |ZACK TONU BALA