Gubernur berpose dengan penjabat bupati Teluk Wondama Jakonias Sawaki dan sejumlah pejabat pasca pelantikan Jakonias, Beberapa hari lalu.

Jakonias Sawaki Resmi menjadi Penjabat Bupati Teluk Wondama

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Gubernur Papua Barat Abraham O. Atururi siang kemarin mengambil sumpah janji jabatan sekaligus melantik Jakonias Sawaki sebagai penjabat Bupati Kabupaten Teluk Wondama di salah satu hotel di Manokwari.

Jakonias ditetapkan sebagai penjabat penjabat bupati Teluk Wondama sesuai keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 131.92-202 tahun 2016 tertanggal 3 Februari 2016.

Gubernur Bram mengatakan tugas yang akan dilaksanakan Jakonias selama menjabat sebagai penjabat bupati Teluk Wondama ialah menyelenggarakan pemerintahan di kabupaten tersebut hingga pelantikan bupati dan wakil bupati definitif hasil Pilkada serentak 9 Desember tahun lalu.

Bram juga menekankan tiga hal utama yang harus dilakukan Jakonias yakni merangkul semua kelompok masyarakat yang ada di wilayah pemerintahannya, menoptimalkan koordinasi dengan DPRD, partai politik, Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan dalam menjaga stabilitas politik di daerah.

“Juga menghindari mengambil kebijakan yang dapat menimbulkan konflik horisontal di masyarakat dan kontraproduktif terhadap tugas-tugas pemerintahan di daerah.”

Terlepas dari itu, Bram mengimbau seluruh lapisan masyarakat Teluk Wondama agar dapat menerima dan mendukung tugas-tugas penjabat bupati dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah itu.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Papua Barat telah mengeluarkan radiogram tentang penunjukan Sekda Kabupaten Teluk Wondama, Jusack Karubuy sebagai Pelaksana Harian Bupati Wondama menggantikan Bupati Alberth H. Torey dan Wakil Bupati Zhet B. Marani karena telah habis masa jabatan pada tanggal 13 Januari 2016 lalu.

Bram juga menyatakan rasa terima kasihnya kepada bupati Alberth H. Torey dan Wakil Bupati Zeth B. Marani atas jasa dan pengabdian mereka selama memimpin pemerintahan di daerah itu. |RIZALDY