Pekerja terlihat dikejauhan berjibaku melapisi jalan Esau Sesa dengan aspal beton atau hotmix tepatnya di depan Balai Benih Ikan (BBI) Manokwari, Papua Barat, kemarin siang. Beberapa titik jalan ini sejak dua hari lalu dipermak secara mendadak menggunakan alat berat bertepatan dengan rencana kedatangan Presiden Joko Widodo.
Pekerja terlihat dikejauhan berjibaku melapisi jalan Esau Sesa dengan aspal beton atau hotmix tepatnya di depan Balai Benih Ikan (BBI) Manokwari, Papua Barat, kemarin siang. Beberapa titik jalan ini sejak dua hari lalu dipermak secara mendadak menggunakan alat berat bertepatan dengan rencana kedatangan Presiden Joko Widodo.

Jalan Esau Sesa Mendadak Dipermak Jelang Kunjungan Jokowi

MANOKWARI, Cahayapapua.com-– Jalan Esau Sesa Manokwari yang selama ini rusak dan penuh lubang, mendadak rapi menjelang kunjungan presiden Joko Widodo ke Papua Barat hari ini. Dalam waktu kurang lebih dua hari dua malam beberapa titik ruas jalan tersebut disulap menjadi mulus dan tak berlubang lagi.

Pantauan Cahaya Papua, sejak dua hari lalu sejumlah pekerja berjibaku memperbaiki jalan yang rusak parah di dua titik yang selama ini rawan terjadi kecelakaan. Alat berat diturunkan untuk mengeruk dan meratakan material pasir di lokasi tersebut.

Selain sekedar menambal dengan menggunakan pasir dan aspal, penambalan total pun dilakukan dengan menggunakan bahan aspal hotmix. Antara lain di depan Balai Benih Ikan (BBI) Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Manokwari serta depan PT Sinar Suri.

Perbaikan jalan berlubang yang terbilang rusak parah juga dilakukan di pertigaan antara jalan Esau Sesa menuju Kantor Bupati Manokwari.

Jalan Esau Sesa merupakan bagian dari jalan lintas kabupaten yang menghubungkan Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni dan Pegunugan Arfak.

Sepanjang jalan itu, sering mengalami kerusakan cukup parah, hingga berpotensi menimbulkan kecelakaan. Namun upaya perbaikan jalan tersebut selama ini dilakukan secara temporer dan terbatas pada tambal sulam titik yang rusak, sementara perbaikan ruas jalan secara keseluruhan tidak dilakukan secara serius oleh pemerintah baik provinsi maupun kabupaten.

Tidak hanya itu, ruas jalan tersebut merupakan ruas jalan yang paling ramai dengan arus lalu lintas kendaraan lintas antar kabupaten dan hilir mudik kendaraan berbadan besar serta truk-truk pengangkut material.

Kepadatan arus lalulintas bertambah setelah aktifitas kantor Bupati Manokwari yang berda di Kawasan Sowi Gunung dan Kompleks Perkantoran Pemerintah Provinsi Papua Barat di Arfai. Jalan Esau Sesa menjadi satu-satunya akses menuju kedua kantor tersebut.

Dengan dibangunnya Pabrik Semen Maruni Milik PT. SDIC juga turut membuat jalur transprotasi sepanjang jalan itu menjadi sempit.

Perbaikan jalan dengan sistem tambal sulam itu dilakukan ketika ada kunjungan presiden atau menteri ke daerah ini, hal itu terbukti ketika beberapa kali kunjungan presiden ke daerah ini, sejumah ruas jalan yang terdapat titik kerusakan dalam hitungan jam di sulap menjadi bagus kembali. (ICL)

Tinggalkan Balasan