Gubernur Papua Barat, Abraham Octavianus Atururi

Jalan Manokwari – Sorong Idealnya Gunakan Konstruksi Beton

MANOKWARI, Cahayapapua.com–  Pembangunan jalan trans Papua Barat ruas Manokwari – Sorong idealnya menggunakan konstruksi beton ketimbang aspal seperti lazimnya pembangunan ruas-ruas jalan yang ada.

Gubernur Papua Barat Abraham Octovianus Atururi mengatakan, akan mendorong hasil semen yang diproduksi oleh PT SDIC (pabrik semen Maruni) supaya dapat digunakan untuk membangun ruas jalan tersebut.

“Supaya jalan tersebut bagus makanya kita bangun pabrik semen. Kalau aspal kurang baik karena lawannya air. Semen ini kita pakai untuk memperkeras ruas jalan Manokwari – Sorong,” kata Bram belum lama ini.

Bahkan menurut Bram mengatakan bila perlu seluruh jalan sepanjang 10 ribu kilo meter di tanah Papua menggunakan semen yang dihasilkan oleh pabrik semen Maruni.

Terlepas dari itu purnawirawan Marinir bintang satu ini mengatakan jalan trans Papua Barat adalah salah satu tupoksi yang ia klaim berhasil dilaksanakan dalam kepemimpinannya selama satu dekade lebih.

“Saya sangat senang. Tetapi, bukan berarti jalan ini sudah selesai. Kedepan, saya berharap sepanjang jalan ini ada rumah-rumah penduduk sehingga ini menjadi akses timbal balik supaya pemimpin bisa lihat rakyatnya di kampung-kampung. Masyarakat bisa lihat pemimpinnya,” ujarnya.

Menurut Bram,  transportasi dan komunikasi sangat penting. Urgensinya, sama ketika berada di dalam medan tempur. Dalam peperangan, kalau tidak ada transportasi dan komunikasi itu sulit untuk melumpuhkan lawan. “Kita pasti akan kalah dalam perang,” kata Bram memberikan ilustrasi.

Selama dua dekade memimpin Papua Barat, Bram mengklaim banyak hal yang telah diperbuat. Dalam konteks pembangunan, manfaatnya kini sudah dirasakan masyarakat. “Semua itu bisa dicapai atas bantuan seluruh elemen pemerintahan, PNS, TNI, Polri, dan masyarakat Papua Barat,” tandasnya.

Selain ruas Manokwari – Sorong, Jalan Trans Papua Barat meliputi, ruas Manokwari – Bintuni, Fakfak – Hurimbe – Bomberay, dan ruas Sorong – Mega.

Ruas Manokwari – Sorong terbentang sepanjang lebih kurang 568 kilo meter lebih. Pembangunan ruas jalan ini dikerjakan oleh Ditjen Bina Marga dan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua Barat sejak 2006. Ruas jalan ini berhasil tembus pada pada 2009 lalu. (ALF)

Tinggalkan Balasan