Ilustrasi-pembangunan-jalan.

Jalan Rp 1,9 Miliar Dituding Fiktif, DPU Bilang Salah Input Data

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Manokwari Wempi Bandung menyatakan, kegiatan peningkatan jalan sekitar Kampus STIE Mah’Eisa di Lembah Hijau, Wosi dengan nilai Rp.1,9 miliar yang sempat dipersoalkan anggota DPRD memang tidak pernah ada.

Munculnya kegiatan tersebut dalam laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun 2014 terjadi karena kesalahan input data semata.
“(Format) LPJ kita kan di-copy dari tahun sebelumnya. Nah, pada saat pengisian (kegiatan tahun 2014), staf lupa hapus data yang lama itu, “ kata Wempi kepada Cahaya Papua di kantor Dinas PU, Jumat (4/9).

Seperti diberitakan sebelumnya, anggota DPRD Kabupaten Manokwari sempat mencecar Kadin Dinas PU dengan jajarannya terkait proyek tersebut pada saat rapat dengar pendapat terkait LKPJ Bupati tahun 2014 beberapa waktu lalu.

Pasalnya, dari monitoring lapangan yang dilakukan, tidak ditemukan ada proyek tersebut. Sementara dalam laporan kegiatan tahun 2014 yang diserahkan ke DPRD, kegiatan dimaksud ikut tercantum. Ini yang memunculkan dugaan proyek tersebut tidak pernah ada alias fiktif.

“Makanya dalam rekomendasi dewan, kita diminta untuk lebih cermat lagi dalam mengisi data-data untuk tahun mendatang, “ ujar Wempi.

Sementara itu mengenai sejumlah proyek peningkatan jalan di sekitar Wosi yang juga ikut dipersoalkan DPRD lantaran tidak ditemukan saat dilakukan monitoring, Wempi mengaku dirinya bersama salah satu anggota DPRD sudah turun langsung melihat pekerjaan dimaksud.

“Saya sudah ke lapangan untuk melihat langsung proyek yang kita kerjakan dengan bapak anggota dewan yang paling vokal waktu itu. Dan memang semua pekerjaan itu ada, “ kata Wempi.

Anggota dewan yang dimaksud paling vokal adalah Trisep Kambuaya, legislator dari PKPI. Pada saat hearing, Trisep memang yang paling banyak mempertanyakan realisasi proyek peningkatan jalan di Lembah Hijau, Wosi. | ZACK TONU BALA