Salah satu bundaran yang ada di jalur utama Kabupaten Manokwari Selatan.

Jalur alternatif di Manokwari Selatan sudah bisa digunakan

RANSIKI, Cahayapapua.com— Sejumlah jalur alternatif di Kabupaten Manokwari Selatan sudah bisa difungsikan. Pengendara yang hendak melintas di daerah tersebut tidak akan lagi “tersandera” apabila ada kegiatan pemerintahan yang memanfaatkan jalan utama saat ini, seperti gerak jalan, jalan santai atau yospan jalan.

Sesuai informasi yang di terima, jalur yang sudah terbuka bukan hanya pada jalur alternatif, namun jalur yang nantinya akan menjadi lajur utama Kota Ransiki, serta jalur yang rencananya akan di serahkan kepada pemerintah pusat melalui Balai Jalan Trans Papua Barat juga sudah terbuka dan siap untuk di hibahkan.

“Kita juga sudah siapkan jalur pengganti untuk jalan trans Papua Barat, rencananya jalan yang saat ini melintas di Kota Ransiki akan kita minta untuk kita kelola, dan gantinya jalur yang menghububgkan Kampung Warkwandi dan Kampung Kemiri, kita sudah buka nanti kita serahkan ke pihak balai untuk di tingkatkan,” terang Bupati Mansel Markus Waran diselah selah kunjungan lapangannya meninjau perkembangan pembukaan jalur tersebut, kemarin.

Sementara untuk rencana jalan utama Pemda Mansel sendiri lanjut bupati akan segera di aspal pada tahun 2018 mendatang. Sesuai pantauan jalur tersebut menghubungkan Abreso Timur dan juga jalur Trans Papua Barat yang nantinya akan diserahkan ke pihak balai tepatnya di Kampung Kemiri. Jalan utama ini di buat dua jalur, dan di lengkapi dengan desain lingkaran di setiap pertigaannya.

“Kalau jalanya kita ini nanti tahun 2018 sudah kita aspal, tinggal sedikit lagi, lapisan permukaan bawahnya sudah, tinggal kita tutup dengan lapisan permukaan atas dan siap untuk di aspal,” terangnya. (acm)

Tinggalkan Balasan