masyarakat-ekonomi-asean-tantangan-indonesia-2015

JELANG MEA: Ini yang Dilakukan UNIPA

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Universitas Papua menyatakan sedang mendampingi sejumlah koperasi dan usaha mikro kecil menengah di 13 kabupaten/kota se – Papua Barat sebagai bagian dari persiapan Papua Barat menghadapi dibukanya kran ekonomi bebas ASEAN akhir tahun ini.

Sekretaris Pusat Pelayanan Bisnis UNIPA, Rintar Agus Simatupang, mengatakan, pendampingan dilakukan dengan memberikan pelatihan-pelatihan strategi pengembangan usaha.

“Kami harap program desa binaan ini dapat meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengembangkan usahanya sehingga mampu bersaing dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN,” kata Rintar.

Rintar menyampaikan hal ini usai menjadi pemateri dalam pelatihan pengembangan strategi usaha KUMKM dalam menghadapi MEA di Manokwari Senin kemarin. Pelatihan tersebut diorganisir oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Papua Barat.

Dia mengatakan, sudah seharusnya pemerintah berperan aktif mendorong KUMKM agar siap menghadapi pasar MEA. Dia menekankan bahwa pelatihan seperti ini harus dilakukan secara rutin kedepan. “Kita hanya memiliki waktu sisa 3 bulan untuk menggenjot pelaku KUMKM menghadapi MEA,” pesannya.

Ia juga mendorong pemerintah provinsi Papua Barat dan kabupaten kota segera mengaktifkan Balai Latihan Kerja (BLK) dan Kursus Latihan Kerja (KLK) untuk meningatkan mutu KUMKM di Papua Barat.

“Peran BLK dan KLK itu sangat strategis dalam mempersiapkan calon-calon tenaga kerja yang memiliki skill dan keahlian tertentu dibidangnya yang siap pakai dan siap berkompetisi dalam bursa tenaga kerja ASEAN,” tegasnya. |MUHAMMAD RIZALDY