BAWASLU

JELANG PILKADA: Panwaslu Belum Resmi dapat Anggaran

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Badan Pengawas Pemilihan Umum Papua Barat menyatakan persiapan 9 kabupaten di Papua Barat yang akan menggelar Pilkada tahun ini belum maksimal.

Ketua Bawaslu Papua Barat, Alfredo Ngamelubun menyatakan, indikator belum siapnya 9 kabupaten tersebut menggelar Pilkada terlihat dari belum adanya memorandum of understanding atau kesepakatan dana hibah antara Panwaslu dengan Pemda terkait mengenai anggaran pengawasan Pilkada.

“Hingga kini, belum ada satupun Panwaslu menandatangani nota kesepakatan hibah daerah dengan pemerintah daerah. Padahal ini adalah dasar untuk menyatakan anggaran cukup,” kata Alfredo kepada wartawan di Manokwari, Senin, (11/5/2015).

Menurut Alfredo, kesiapan dari sisi anggaran idealnya sudah dipastikan aman sebelum penyerahan Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu dari Pemda kepada KPU. Ini dimaksudkan agar Panwaslu dapat melaksanakan proses pemutakhiran data pemilih.

“Selama belum ada penandatanganan nota kesepakatan dana hibah daerah, artinya pemerintah daerah belum siap. Bukan anggaran saja. Tapi, butuh kantor untuk itu, kami minta dukungan pemda. Kalau kantor harus disewa ya sewa, tetapi kalau ada yang disiapkan akan lebih baik lagi,” ujar dia.

Bangunan kantor yang representatif penting menurut Alfredo menjadi penting karena Panwaslu akan banyak melakukan tugas-tugas mediasi terkait Pilkada sehingga membutuhkan kantor yang memadai.

“Kami juga berharap agar masing-masing Pemda tidak mengganti SDM yang ada ditiap sekretariat Panwaslu, terutama mereka yang berkinerja baik. Sehingga tidak membutuhkan waktu untuk penyesuaian,” ucap Alfredo Ngamelubun sembari mengatakan pemda berkewajiban memberikan fasilitasi kegiatan terutama sosialisasi. |RASYID FATAHUDIN