Warning: include(/home/u8694510/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-base.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/cahaya/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 70

Warning: include(/home/u8694510/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-base.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/cahaya/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 70

Warning: include(): Failed opening '/home/u8694510/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-base.php' for inclusion (include_path='.:/usr/local/lib/php') in /home/cahaya/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 70

Warning: include_once(/home/u8694510/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/ossdl-cdn.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/cahaya/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 90

Warning: include_once(): Failed opening '/home/u8694510/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/ossdl-cdn.php' for inclusion (include_path='.:/usr/local/lib/php') in /home/cahaya/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 90

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/cahaya/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php:70) in /home/cahaya/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-phase2.php on line 1164
Jembatan Kampung Yamboi dengan Nuhuwei Rampung Tahun Depan - Cahaya Papua
Bupati Kabupaten Manokwari Selatan (Depan). Jembatan darurat yang dimanfaatkan warga Yamboiuntuk sementara sampai pembangunan jembatan permanen rampung.

Jembatan Kampung Yamboi dengan Nuhuwei Rampung Tahun Depan

MANSEL, Cahayapapua.com— Bupati Manokwari Selatan Markus Waran pastikan tahun 2017 jembatan  penghubung Kampung Yamboi dan Kampung Nuhuwei akan selesai dikerjakan.

“Tahun ini kan kita sudah mulai bangun tiang penyangganya, rencananya satu bentangan, dan tahun depan pasti sudah selesai,” ungkap bupati, baru-baru ini.

Masyarakat yang selalu melintasi kali Mati, diminta tetap bersabar, selalu  berhati-hati dalam menyeberangi kali tersebut.Pasalnya, berulang kali jembatan darurat di buat oleh warga, tetap saja tidak mampu menahan derasnya air kali mati.

Jembatan penghubung ini sangat penting bagi warga Yamboi karena untuk menuju kota, hanya dapat ditempuh  dengan menyeberangi Kali Mati. Ini satu-satunya akses untuk menuju perkotaan.

“Jangankan berjalan kaki, kendaraan yang melintas di kali ini juga cukup susah, kadang harus tertanam berjam-jam akibat salah jalur,” ungkapnya lagi.

Saat bersama rombongan bupati beberapa waktu lalu, saat itu kendaraan yang sudah berada di tengah kali harus berbalik arah, karena salah satu titik di kali ini agak sulit untuk dilewati.

Melihat ada kendaraan dari arah berlawanan yang tertahan di tengah kali rombongan termasuk bupati terpaksa kembali memarkir kendaraannya di pinggir kali, dan melanjutkan kunjungannya dengan berjalan kaki sepanjang kurang lebih 2 km dengan mengikuti jejak jalan tikus warga.

“Sekali-kali kita rasakan yang dialami oleh warga disini,” canda bupati kepada rombongan. (ACM)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: