Kondisi Arus Lalulintas akibat Pemalangan Jalan Distrik Warmare, Kabupaten Manokwari Kemarin.
Kondisi Arus Lalulintas akibat Pemalangan Jalan Distrik Warmare, Kabupaten Manokwari Kemarin.

Jembatan Maruni Telan Korban, Jalan Menuju Prafi Dipalang 5 Jam

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Lagi, Jembatan Maruni Distrik Manokwari Selatan menelan korban jiwa. Akibatnya jalan menuju dataran Prafi Manokwari dipalang oleh sejumlah warga dengan menggunakan batangan pohon.

Pemalangan itu sekira pukul 07.00 WIT tepat di kampung Madrat Distrik Warmare. Hal tersebut menyebabkan antrean panjang kendaraan roda dua dan empat, baik dari arah Kota Manokwari menuju Prafi maupun sebaliknya.

Kasat Lantas Polres Manokwari AKP Agustina Sineri saat ditemui Cahaya Papua mengatakan, pemalangan tersebut berawal dari kecelakaan tunggal di sekitaran jembatan Maruni.

“Informasi yang beredar bahwa korban yang berinisial NI (40) di tabrak mobil, hal ini yang membuat keluarga korban melakukan pemalangan di kampung Madrat Distrik Warmare,” terangnya.

Dikemukakannya, saat itu, korban hendak pulang dari arah kota ke kampung (Madrat Distrik Warmare red), Sabtu (29/10) malam, sekitar pukul 22.00 WIT. Dalam perjalanan di sekitar jalan Jembatan Maruni dia (korban, red) menabrak dan terpental jauh.

“NI menggunakan Motor Jupiter dengan Nomor Polisi PB 6262, dia terpenggal jauh sekitar 16 meter akibat menabrak tembok jembatan Maruni, telaga Kabori. Korban NI mengalami patah di kaki kiri, kepalanya kena benturan di aspal sehingga pendarahan. Hal itu karena korban tidak menggunakan helm meskipun saat itu dia bawah helm ” ujar Sineri menepis informasi yang beredar bahwa korban NI ditabrak mobil.

Menurutnya, kejadian tersebut murni laka tunggal. Diakuinya, memang informasi awal yang diterima bahwa terjadi kecelakaan di sekitar jembatan maruni. Namun setelah dilakukan olah TKP, diketahui hasilnya kecelakaan tunggal dan kendaraan yang di gunakan dalam keadaan utuh.

Terakhir dikatakan Sinery, pemalangan akhirnya dibuka sekira pukul 12.00 WIT setelah dilakukan pertemuan antara warga, Bupati Manokwari Demas P Mandacan dan Kapolres Manokwari Christian Rony Putra. Dalam pertemuan itu disepakati bahwa Pemerintah Daerah akan membiayai duka atas meninggalnya korban. (MAR)

Tinggalkan Balasan