Dandim 1703/Manokwari Letkol Andy Parulian Simanjuntak saat menjemput Jenazah almarhum Serda Jhon Mandowen di Bandara Rendani Manokwari, Papua Barat, Jumat (03/3) .

Jenazah Serda Jhon Mandowen Dikebumikan di Manokwari

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Jenazah almarhum Sersan Dua atau Serda Jhon Mandowen, yang ditembak di Puncak Jaya, Papua, Kamis (2/3/2017) sekitar pukul 15.30 WIT,  tiba di Manokwari, Jumat (3/3).

Komandan Distrik Militer 1703/Manokwari Letkol Andy Parulian Simanjuntak yang ditemui disela penjemputan jenazah di Bandar Udara Rendani Manokwari, Jumat, mengatakan, pemakaman akan dilakukan secara militer.

“Pelaksanaanya tergantung keluarga almarhum. Kami berharap almarhum dapat dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Manokwari,” kata Dandim.

“Menurut saya pribadi, almarhum adalah pahlawan karena dia bertugas di salah daerah yang paling rawan di Papua. Kami sangat berduka, dan siap membantu hingga pemakaman,” kata Dandim lagi.

Ayah almarhum Eli Mandowen pasa wawancara terpisah menuturkan, sejak lulus pendidikan sebagai Bintara TNI Angaktan Darat pada tahun 2013 lalu, Jhon Mandowen ditugaskan di Puncak Jaya, Papua. Terhitung sudah empat tahun dia menjalani profesi sebagai prajurit TNI.

“Awalnya dia mencoba tes Akmil (Akademi Militer), tapi tidak lulus dan pada tahun 2013 ada penerimaan Bintara dia pun mendaftar dan mengikuti pendidikan di Rindam XVII/Cenderawasih,”ujarnya.

Dia menambahkan, Almarhum mengikuti  pendaftaran di Manokwari. setelah lulus tes ia mengikuti pendidikan di  Rindam Cenderawasih Papua.

“Sebelum meninggal dia sudah urus surat pindah dan suratnya dari pimpinan sudah keluar untuk pindah di Kodam XVIII/Kasuari/Papua Barat. Kemarin pagi sempat telepon dan mengirim uang untuk adik-adiknya,” pungkasnya.

Jenazah Jhon tiba di Bandara Rendani Manokwari sekitar pukul 11.30 WIT. Melalui pesawat Trigana Air. Jenazah dijemput Dandim Manokwari dengan prosesi penjemputan militer.

Serda Jhon Karel Mandowen merupakan ajudan Dandim 1714 Puncak Jaya, Kolonel Inf Hendratmo yang ditembak oleh orang tak dikenal, Kamis (2/3/2017) sekitar pukul 15.30 WIT, di depan pangkas rambut Madura, Jalan Papua Kota Baru, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

Korban ditembak dari belakang oleh orang tak dikenal. Senjata SS1 yang disandang korban sempat dibawa lari pelaku, namun bisa diamankan kembali. Sedangkan pelaku ditembak mati oleh rombongan TNI. Namun senjata laras pendek yang digunakan untuk menembak korban bisa dibawa kabur rekan-rekan pelaku. (IBN/*)

 

Tinggalkan Balasan