Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat Max L Sabarofex.

Jokowi ingin Papua Barat punya Bandara berkelas

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Upaya pengembangan empat bandar udara di wilayah Provinsi Papua Barat terus dipercepat untuk memperlancar aksesibilitas transportasi udara.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat, Max L Sabarofek di Manokwari, Jumat, mengatakan belum lama ini ia bertamu ke kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta.

“Kita berkoordinasi tentang rencana pertemuan kita dengan bapak menteri membahas program ini,” kata dia.

Dia menjelaskan, belum lama ini Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Papua Barat. Pada kunjungan tersebut menginginkan empat bandara di Papua Barat terus dikembangkan.

Empat Bandara itu yakni Bandara Marinda Raja Ampat, Rendani Manokwari, Abresso Manokwari Selatan dan Bandara Torea Fakfak.

“Instruksi presiden kepada bapak gubernur, daerah diminta menyampaikan data soal kondisi bandara serta progres yang sudah dicapai terkait pengembangan bandara tersebut,” katanya.

Pekan depan, lanjut Max, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan bersama bupati Raja Ampat, Manokwari, Manokwari Selatan dan Fakfak akan berangkat ke Jakarta. Pada pertemuan bersama Menteri Perhubungan Buda Karya Sumadi itu, setiap kepala daerah akan menyampaikan perkembangan bandara masing-masing.

Menurutnya, pemerintah pusat memberikan perhatian penuh terkait pengembangan empat bandara ini.

“Presiden ingin Papua Barat juga punya Bandara yang berkelas. Seperti bandara DEO Sorong,” sebutnya.

Ia mengutarakan, saat ini baru Manokwari yang sudah dalam tahap pengembangan. Pemerintah provinsi tahun ini akan menuntaskan pembangunan books cover.

“Ini yang sedang kami lakukan, kalau pemerintah kabupaten Manokwari sedang mengupayakan pembebasan lahan yang akan dimanfaatkan untuk memperpanjang landasan pacu,” katanya lagi. (IBN)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: