Jokowi : Kapal Tol Laut akan Rutin Masuk Wasior

WASIOR, Cahayapapua.com–– Presiden Joko Widodo, Selasa (5/4/2016) meresmikan pelabuhan Wasior, Teluk Wondama. Presiden memastikan pelabuhan Wasior masuk dalam jalur tol laut. 

Kapal tol laut yang mulai tahun ini masuk di Wasior akan ditambah menjadi dua kapal yang akan singgah secara rutin dan terjadwal. Dengan demikian diharapkan harga barang di Wondama tidak berbeda jauh dengan harga di Sulawesi maupun di Jawa.

“Tol laut sudah tiga rute yang sudah lewat Wasior sudah satu. Tahun ini ditambah lagi enam rute yang pasti jadwalnya,” ujar Jokowi yang dalam kesempatan itu ditemani Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

Jokowi menegaskan pembangunan pelabuhan dan bandara juga jalan darat di daerah terjauh dan terjauh merupakan upaya untuk mempersatukan Indonesia. Untuk wilayah Indonesia Timur, dalam tahun ini akan rampung 27 pelabuhan laut.

Dan ditargetkan pada akhir tahun akan bertambah 68 pelabuhan baru yang tersebar di Papua, Maluku, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi. “Selain untuk penumpang juga untuk permudah angkutan barang,” kata Presiden ke-7 Republik Indonesia ini.

Ikut mendampingi Menteri Perhubungan Ignatius Jonan, Menteri PU Basuki Hadi Muljono, Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya dan Staf Presiden Bidang Informasi Teten Masduki.

Hadir pula Gubernur Papua Barat Abraham O. Atururi, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian, Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Royke Lumowa dan Wakil Gubernur Irene Manibuy.

Kunjungan perdana Jokowi ke Teluk Wondama mendapat sambutan luar biasa oleh ribuan warga yang telah menunggunya sejak pagi. Kepala Negara bersama rombongan diterima Bupati Bernadus Imburi dan Ketua DPRD Kuro MR. Matani di Bandara Wasior.

Selanjutnya Presiden bersama rombongan menggunakan mobil menuju pelabuhan. Namun dalam perjalanan Jokowi sempat turun dari mobil untuk menyapa dan bersalaman dengan warga yang berjubel di pinggir jalan dan terus meneriaki namanya.

Menhub Ignatius Jonan saat memberi laporan menjelaskan, pelabuhan Wasior yang awalnya merupakan pelabuhan rakyat yang dibangun pada tahun 2000. Mulai tahun 2010 dilakukan renovasi dari dana APBN hingga akhir tahun 2015 hingga sekarang pelabuhan Wasior telah memiliki fasilitas yang cukup lengkap.

Sekarang pelabuhan Wasior sudah tersedia gudang untuk penyimpanan barang. Tersedia pula lapangan penumpukan peti kemas dengan luas 10.000 meter persegi serta terminal penumpang. Adapun panjang dermaga saat ini adalah 174 meter dan lebar 10 lebar (sebelumnya ditulis panjang 179 meter dan lebar 6 meter).

Rencananya menurut Jonan, tahun ini akan dibangun bangun crane berjalan untuk mengangkat dan menurunkan kontainer.“Pelabuhan ini kami pandang sebagai pelabuhan yang penting untuk melayani wilayah di sekitar Teluk Wondama dan juga bagian dari perjalanan kapal tol laut. Kapal tol laut sudah ada  3 rute sejak tahun lalu dan tahun ini tambah jadi 6 rute salah satunya masuk ke pelabuhan  Wasior. Juga ada 6 rute kapal perintis penumpang. (BRV)

Tinggalkan Balasan