Presiden Joko Widodo berbincang dengan murid SD sebelum menyerahkan Kartu Sakti KKS, KIP dan KIS di Teluk Sawaibu, Anggrem Manokwari, Papua Barat, Senin, 11 Mei 2015. |CAHAYAPAPUA.COM |ZACK TONU BALA

Jokowi: Semua Anak Papua Harus Sekolah

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Presiden RI Joko Widodo secara resmi meluncurkan program perlindungan sosial berupa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk wilayah Provinsi Papua Barat.

Peluncuran program tersebut ditandai dengan pembagian KKS, KIP dan KIS kepada warga miskin di kelurahan Padarni, Distrik Manokwari Timur yang dipusatkan di pesisir Teluk Sawaibu, Senin (11/5). Selain tiga kartu ‘sakti’ tersebut, Jokowi juga untuk pertama kalinya membagikan Kartu Asistensi Sosial (KAS) bagi para penyandang disabilitas.

Sesuai laporan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, jumlah kartu yang dibagikan Presiden untuk warga Kelurahan Padarni adalah KKS sebanyak 877 kepala keluarga, KIS sebanyak 2.232 jiwa serta KIP untuk 1.070 anak sekolah mulai dari SD hingga SMA/SMK.

“Serta Kartu Asistensi Sosial untuk total 52 orang, “ ujar Mensos Khofifah. Adapun untuk pemegang KKS mendapat bantuan dana sebesar 600 ribu/KK dengan perincian 200 ribu/bulan. Pencairannya dilakukan lewat kantor pos.

Untuk KIP jumlah bantuan disesuaikan dengan tingkat pendidikan. Yakni SD mendapat 450 ribu/tahun, SMP 750 ribu/tahun dan SMA/SMK sebesar 1 juta/tahun. Sementara itu KAS yang khusus untuk penyandang disabilitas, penerima mendapat 300 ribu/bulan.

Sedangkan untuk KIS bantuan tidak dalam bentuk uang tunai tetapi menjadi penjamin saat berobat ke Puskesmas maupun ke Rumah Sakit. Jokowi berharap kartu yang telah dibagikan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Saya harapkan dengan adanya KIP semua anak-anak bersekolah. Jangan sampai ada anak di Papua ini yang tidak bersekolah mulai dari SD lanjut ke SMP naik ke SMA/SMK. Nanti kalau pemerintah punya anggaran yang cukup bisa naik ke perguruan tinggi, itu harapannya, “ kata Jokowi dalam sambutannya.

Adapun secara keseluruhan penerima KKS di Kabupaten Manokwari tahun 2015 sebanyak 21 ribu jiwa. Kemensos menjamin semua warga kurang mampu di Kabupaten Manokwari juga kabupaten/kota lain di Papua Barat akan mendapat kartu perlindungan sosial tersebut.

Pembagian kartu untuk warga di luar Kelurahan Padarni akan dilakukan kemudian setelah data secara by name by address diterima dan diverifikasi oleh Kemensos.

Pada acara tersebut, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta sejumlah Menteri Kabinet Kerja. Ikut mendampingi Kapolri Jendral Pol Badrodin Haiti dan Panglima TNI Jendral Moeldoko.

Dari tingkat lokal tampak hadir Gubernur Papua Barat Abraham O. Atururi, Bupati Manokwari Bastian Salabai beserta sejumlah Bupati lainnya. Sebagaimana pada hari pertama kunjungan ke Manokwari, Minggu (10/5), kemarin, kehadiran Jokowi juga mendapat sambutan luar biasa dari warga yang hadir.

Warga berebutan untuk bersalaman atau sekedar melihat dari jarak dekat wajah Presiden RI ke-7 itu. Dan seperti biasanya, Jokowi pun dengan sabar meladeni keinginan warga yang berusaha dengan berbagai cara untuk bisa mendekati dirinya.

Seusai acara di Teluk Sawaibu, Jokowi bersama rombongan langsung menuju Bandara Rendani dan bertolak  ke Biak, Papua. |ZACK TONU BALA