Sekretaris DPD Gerindra Papua Barat, Arny Ternatani Syahrul. |Foto : Rasyid Fatahuddin|Cahaya Papua.

Gerindra Lirik Belasan Bakal Calon Kepala Daerah

MANOKWARI, Cahayapapua.com–Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mulai mengambil sejumlah langkah untuk mengerucutkan dukungan politiknya pada Pilkada Papua barat 2017.

Sekretaris DPD Gerindra Papua Barat, Arny Ternatani Syahrul, Minggu (21/2/2016) mengatakan, arah dukungan partai akan diputuskan pada rapat kerja daerah (Rakerda).

“Hasil Rakorda bahwa, partai akan bentuk tim seleksi yang akan menerima pendaftaran dan menyeleksi bakal calon gubernur dan wakil gubernur. Kita jadwal tim ini akan dibentuk melalui rakerda,” katanya.

Sebanyak 14 nama mengemuka pada Rakorda yang digelar 18-19 Februari lalu.

“Rakerda dijadwalkan di Kota Sorong bulan Maret mendatang. Rakerda akan menentukan hasil nama yang akan ikut uji kepatutan dan kelayakan di tingkat daerah dan pusat. Dukungan akan mengerucut dan calon yang diusung akan diberikan rekomendasi oleh partai,” jelasnya.

Dia mengatakan, visi dan misi bakal calon mempengaruhi arah dukungan partai. Memiliki Empat kursi mengharuskan partai besutan Prabowo membangun koalisi, agar bisa mengusung pasangan calon.

“Rakernas juga akan membahas komitmen politik untuk membangun koalisi. Komunikasi politik lepas sudah ada dengan beberapa partai tapi masih tahap penjajakan,” tutur Arny.

Arny menambahkan, syarat ini juga berlaku bagi bakal calon bupati dan wakil bupati. “Kuantitas, kapabilitas, elektabilitas, dan kapasitas adalah elemen penting yang harus dimiliki oleh bakal calon,” imbuhnya.

Sebelumnya, Arny mengatakan, pemilihan gubernur sepenuhnya menjadi kewenangan DPD. DPC hanya memberikan saran dan mengusulkan nama-nama bakal calon.

Nama-nama yang masuk partai Gerindra akan disurvei untuk mengukur tingkat elektabilitas. Survei itu akan berlansung selama satu bulan, yang dimulai dari Februari hingga Maret mendatang. |RASYID FATAHUDDIN | EDITOR : TOYIBAN

Tinggalkan Balasan