Ilustrasi

Kader Golkar ‘Berebut’ Dukungan Menuju Pilkada Papua Barat

MANOKWARI, Cahayapapua.com Kader Golkar ‘berebut’ dukungan partai menuju pemilihan gubernur-wakil gubernur Papua Barat periode 2017-2022. Ini terlihat daftar nama sejumlah kader yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon gubernur-wakil gubernur pada panitia penjaringan dan pendaftaran partai Golkar Papua Barat.

“Hari pertama pendaftaran tanggal 8 Maret sampai hari ini (kemarin, red) sudah ada sepuluh bakal calon yang mengambil formulir. Sebagian diantaranya adalah, kader partai,” kata Ketua panitia, Amos H. May kepada wartawan, Kamis (10/3/2016).

Sesuai data yang dihimpun sejumlah kader golkar tersebut antara lain, Irene Manibuy, Alberth H. Torey, M. R.Kambu, Joseph Yohan Auri, Marcus Wanma dan Stefanus Malak serta Alfons Manibuy yang mendaftar sebagai bakal calon wakil gubernur.

Sementara, bakal calon non kader yang telah mengambil forimulir yakni, Hermus Indouw dengan pasangannya, Ali Mocthar Ngabalin dan Jhonatan Rumainum yang berpasangan dengan Baesara Wael.

“Dua bakal calon lainnya yang sudah mengonfirmasi akan mendaftar adalah Dominggus Mandacan dan Baltazar Kambuaya,” ujarnya.

Amus mengemukakan, salah satu instrument penting penentu dukungan partai adalah hasil survei terkait elektabilitas dan popularitas kandidat. Sehingga diharapkan para bakal calon bisa melampirkan hasil survei.

“Kami harapkan saat pengembalian formulir, pasangan calon bisa melampirkan hasil survei dari LSI atau lembaga survei lain terhadap dirinya,” ungkapnya.

Amus menambahkan, hasil survei itu bertujuan untuk memudahkan partai golkar melakukan penilaian terhadap tiap pasangan bakal calon. Survei untuk mengukur elektabilitas dan popularitas pasangan calon.

“Diharapkan, survei ini dibiayai oleh kandidat. Namun, bisa juga patungan dengan partai. Kami tetapi prioritaskan kader tetapi, elektabilitas dan popularitas sangat menentukan,” pungkasnya. |RASYID FATAHUDDIN

Tinggalkan Balasan