ilustrasi

KAI tegaskan roh Otsus Papua adalah keberpihakan

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokad  Indonesia (KAI) menegaskan, bahwa roh dari Otonomi khusus (Otsus) adalah keberpihakan terhadap Orang Asli Papua (OAP).

Hal ini disampaikan ketua DPD KAI Papua Barat, Fernando Ginuni, pada acara Focus Group Discussion (FGD) yang digagas oleh Dewan Adat Papua (DAP) Raja Ampat di Kota Sorong, baru – baru ini.

Kegiatan yang dihadiri para pimpinan Adat, Gereja, Pemuda, Perwakilan DPR-PB dari Fraksi Otsus, Akademisi dan praktisi hukum di Papua Barat tersebut, berpendapat, kondisi OAP di Papua Barat yang berkaitan dengan keberpihakan jauh dari kenyataan.

“Roh Otsus Papua salah satunya adalah keberpihakan kepada OAP. Ini perintah Negera yang jelas diatur dalam Konstitusi Negara. Artinya OAP wajib hukumnya untuk diperhatikan,” kata Fernando Ginuni.

Hal senada disampaikan Kordinator Solidaritas Perempuan Papua wilayah Domberay, dr. Medzke Karoswaf. Menurutnya,  keterwakilan perempuan Papua di legislatif dan eksekutif wajib diakomodir. “Porsi perempuan Papua untuk menduduki jabatan fungsional dan jabatan karier, harus diberikan dan dipenuhi. Anak – anak adat juga harus diberikan kesempatan untuk menjadi tuan di negerinya sendiri,” ujarnya.

Wiliam Depondoye, salah satu hakim Pengadilan Negeri Sorong yang turut hadir dalam acara ini mengatakan, jika produk hukum mengenai Otsus Papua sudah ada, sehingga hal itu perlu disimak untuk kemudian diberikan pembobotan.

“Menurut saya pembobotan dengan Perdasus itu perlu, supaya OAP bisa lebih tepat sasaran dalam pemenuhan hak-hak dasarnya,”saran dia, (MAR)

Tinggalkan Balasan